UncategorizedPengunjung Museum Bahari Meningkat, Wisman 10,6%, Namun Angkutan Umum Menghilang

Pengunjung Museum Bahari Meningkat, Wisman 10,6%, Namun Angkutan Umum Menghilang

JAKARTA (23/9/2022), AMUNISI.CO.ID — Jumlah pengunjung Museum Bahari yang berlokasi di Jl Pasar Ikan 1, Jakarta Utara sejak Juni 2022 meningkat. Menurut Kepala Unit Museum Kebaharian Jakarta Mis Ari pada Rabu (22/9/2022), pengunjung bulan Mei mencapai 1.686 orang, Juni mencapai 1.804, Juli mencapai 1.830, dan Agustus tembus 2.900 orang. Untuk September sampai tanggal 15 jumlah pengunjungnya sudah 1.408 orang.

Lampu suar kristal (DOKUMEN PRI)

Tetapi, transportasi umum yang menuju Museum Bahari dari berbagai penjuru DKI Jakarta akhir-akhir ini menghilang. Hal itu yang dikeluhkan para pecinta museum. “Sebelum ini kami kalau ke Museum Bahari dari Kota naik mikrolet M15.
Atau naik bis biru nomor P02. Tapi sekarang nggak ada lagi. Mau nggak mau ya naik Bajaj,” kata Ny Titik Suwarno, warga Perumnas Klender Jakarta Timur, Kamis (22/9/2022).

Lantai bawah Menara Syahbandar (DOKUMEN PRI)

Untuk sampai ke Museum Bahari, ia berjalan kaki dari rumah ke stasiun Klender Baru. Lalu naik KCL (Kereta Commuter Lines) transit di Stasiun Manggarai atau Kampung Bandan, dan turun di Stasiun Jakarta Kota.

Hal serupa juga dikeluhkan Aki Syauqi, warga Nusa Indah, Kelurahan Malaka Jaya. “Saya tahunya baru akhir bulan lalu kalau mikrolet M 15 trayek Tanjung Priok – Kota sudah nggak ada,” paparnya.

Sebelumnya, bila ke Museum Bahari selalu naik KCL dan turun di Stasiun Jakarta Kota. Dari situ menyeberang ke depan Museum Mandiri atau Museum BI. Kemudian naik bus Kopami Jaya trayek P02 , Senen- Muara Karang, atau naik mikrolet M15.

Lain lagi dengan Anna Christy warga Jagakarsa, Jakarta Selatan. Dia kalau ke Museum Bahari lebih dulu naik KCL dari Stasiun Tanjung Barat ke Jakarta Kota. “Kami biasanya naik ojek online atau sepeda onthel ke Museum Bahari. Namun kalau ingin menikmati suasana Kota Tua Jakarta, bisa dari stasiun Kota Tua berjalan kaki menyusuri Kali Besar dan mengambil jalan ke arah Museum Bahari,” kata Anna yang ternyata dari Kelompok Pecinta Museum Indonesia.

Mengenai pengunjung Museum Bahari, Mis Ari menambahkan bulan Agustus silam pengunjungnya 2.900 orang termasuk 308 orang wisatawan mancanegara. Jadi wismannya mencapai 10,6%. Bila ditilik kapan pengunjung terbanyak terjadi tentu pada akhir pekan atau weekend, yaitu hari Sabtu dan Minggu.

“Anehnya pengunjung hari Sabtu lebih banyak dibanding Minggu. Mungkin hari Minggu justru untuk istirahat,” kata Suharto, bagian tiketing Museum Bahari di pos Menara Syahbandar.

Contohnya, pada Sabtu (17/9/2022) pengunjung mencapai 96 orang termasuk lima orang wisman. “Itu termasuk rombongan sepeda onthel,” kata Suharto. Sementara pengunjung pada Minggu (18/9/2022), hanya 68 orang termasuk 8 orang wisman.

Menurut Mis Ari meningkatnya jumlah pengunjung Museum Bahari selam ini karena ada event dan pameran temporer yang menarik. “Pada 7 Juli dibuka event menarik yaitu Pameran Titik Nol Meridian Batavia dan disusul Pameran Temporer Manusia & Bencana pada tanggal 26 Agustus yang sedang berlangsung sampai 26 Oktober mendatang,” jelasnya.

Pameran Manusia & Bencana yang diresmikan Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta Iwan Henry Wardhana pada 26 Agustus silam diakui pula oleh pengamat budaya dan pariwisata H Abu Galih maupun Ketua Komunitas Jelajah Budaya Kartum Setiawan sebagai magnit, sebagai event menarik. “Banyak yang menarik memang yang dipamerkan. Seperti puisi puisi yang lahir karena rasa kehilangan akibat bencana besar,” kata Abu Galih.

Dikatakannya, puisi berjudul Doa Cinta karya Joko Pinurbo bercerita tentang gempa bumi dan tsunami di Palu tahun 2018 ditampilkan fulltext.

Ditampilkan pula foto foto lukisan ‘Banjir’ karya maestro pelukis Raden Saleh. Itu merupakan sesuatu yang jarang terlihat sekalipun pada pameran lukisan.

Kumpulan foto foto banjir di beberapa kota dan daerah disajikan dalam satu panel dan dinarasikan oleh kurator pameran dengan tajuk Reinterpretasi Lukisan Raden Saleh sebagai ‘Banjir di Jawa’.

Manusia dan Bencana memang dapat terjadi kapan saja di mana saja. Dalam pameran ini diberikan contoh pula cara mendeteksi, menghindari, mencegah, sampai cara mengatasinya. Ada pula miniatur kapal Lancang Kuning dan kisah kapal dagang tenggelam di pesisir utara Cirebon tahun 1015 Masehi.

Pemandu Museum Bahari Firman Faturrahman menjelaskan selain pameran di Blok A dan Menara Syahbandar, tidak kalah menarik koleksi perahu asli maupun peralatan pelayaran dan navigasi di gedung Blok C. “Ini lampu suar kristal dan perlengkapannya,” ujar Firman.

Ada koleksi perahu asli Cadik Nusantara dan perahu Cadik Papua Jayapura 02 dengan dihiasi ornamen etnis yang menarik. Kini Menara Syahbandar dari ruang bawah sampai ruang atasnya selalu terbuka untuk pengunjung. Di situ terpampang koleksi dan informasi mengenai bangunan bersejarah sekitar Kota Tua, Pasar Ikan, dan Pelabuhan Sunda Kelapa.

Dari menara setinggi hampir 19 meter itu pengunjung ke sebelah utara dapat melihat bentuk denah bangunan Museum Bahari yang dahulunya gudang rempah rempah VOC, menara masjid kuno Luar Batang, dan bangunan baru rusun Kampung Aquarium.
Sedang di selatan terlihat bangunan tua Galangan VOC. (PRI).

- Advertisement -spot_img

BERITA LAINNYA DARI 阿穆尼西

Kesatuan Nusantara Meriahkan Harlah HIPWIN ke-5 dan HUT RI ke-81 di Taman Wiladatika Cibubur

AMUNISI.CO.ID, JAKARTA — Ormas Kesatuan Nusantara turut memeriahkan peringatan...

Puncak Acara HUT Ke-81 RI di RW 03 Malaka Jaya Meriah: Lurah Ingatkan Bahaya Kebakaran

JAKARTA, AMUNISI.CO.ID — Acara puncak peringatan Hari Ulang Tahun...

Festival Batu Penggilingan IV Hidupkan Kembali UMKM, tetapi Penyuluhan Sejarah Harus Berlanjut

JAKARTA, AMUNISI.CO.ID — Festival Batu Penggilingan yang diinisiasi anggota...

Upacara HUT RI ke-81 di SMAN 3 Manado: Kepala Sekolah Ajak Siswa Terus Berinovasi dan Berprestasi

MANADO, AMUNISI.CO.ID --  Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT)...

迎接印尼独立 81 周年 哥打莫巴古第一国立职业学校举办校内竞赛活动

为迎接印度尼西亚共和国独立 81 周年,哥打莫巴古第一国立职业学校(SMKN 1 Kotamobagu)近日举办一系列校内学生竞赛活动。2026 年 8 月 11...

巩固工作计划,印尼郑氏宗亲会(PMZI)完善组织架构及总主席选举章程

印尼郑氏宗亲会(PMZI)理事会于2026年7月10日(星期五)在雅加达北部西帕德芒岸(Pademangan Barat)区的郑瑞强(Zheng Rui Qiang)府邸举行了一场非正式会议。 本次会议自印尼西部时间13:00持续至19:30,旨在制定并完善各项战略工作计划要点,以便日后与印尼郑氏宗亲会总主席共同召开会议进行讨论。 共有八位理事代表出席了此次会议,分别是:郑瑞强(Zheng Rui Qiang)、郑西杰(Zheng Xi Jie)、郑文江(Zheng Bun...

陈永辉在埃迪・萨德利告别仪式上朗诵普图・奥卡・苏坎塔诗作

在送别知名人士埃迪・萨德利的场合上,陈永辉现场朗诵了一首题为《埃迪・萨德利:风雨无阻的情谊》的诗作,以此表达对逝者的追思与敬意。 这首诗由埃迪・萨德利的挚友 —— 诗人普图・奥卡・苏坎塔专门创作,字里行间满是二人历经岁月考验、不受风雨寒暑影响的深厚情谊。陈永辉以真挚的情感、沉稳的语调完成朗诵,让在场众人得以透过文字,重温埃迪・萨德利生前的品格与他和友人之间珍贵的情感联结。 普图・奥卡・苏坎塔的诗作情感饱满、意象真切,既饱含对友人离去的不舍,也赞颂了这份跨越时光、始终如一的真挚友谊,为这场告别仪式增添了一份深沉而动人的诗意。 献给艾迪·萨德利 友谊,不因风雨与烈日而褪色 我们相识于雅加达芒加勿刹(Mangga Besar)的一所房子里, 那是二十世纪七十年代, 当“新秩序”政权正凶猛横行, 践踏着人性的岁月。 那是我们第一次相见, 这份情谊, 一直延续到他生命最后的一次呼吸。 他给予的是理性的勇气; 他向我伸出援手, 把我, 以及许多我所认识的人, 从漆黑的泥沼中拉了出来, 也帮助我们渡过人生惊涛骇浪。 有时, 艾迪·萨德利像一根鞭子, 催人奋进; 有时, 他又像盲人的白手杖, 给予方向与依靠; 有时, 他更像一道光, 照亮前路。 艾迪兄啊, 你是一位耕耘土地、播撒种子的农夫; 到了收获的季节, 你总是邀请众人共享丰收。 一路走好,艾迪兄。 愿你在新的世界里, 永享安乐。 ——普图·奥卡·苏坎塔 2026年7月19日,雅加达·拉瓦芒贡(Rawamangun) Welli Martani (Chen Yong Hui) Membacakan...

美军夜袭伊朗基础设施 造成 8 死 20 伤

伊朗国家通讯社周五通报,美军于周四夜间至周五清晨对伊朗多省基础设施发动袭击,已造成 8 人死亡、20 人受伤。 伊朗卫生部表示,本月美军新一轮袭击累计已造成 38 人死亡、超 400 人受伤,遇难及伤者中包含多名妇女与未成年人,目前仍有 47...

班索特指出残障人士受教育权保障仍存差距

印尼国会专业集团党议员、第 15 届人民协商会议主席班邦・苏萨特约(班索特)指出,尽管宪法与多项法律已明确保障残障人士享有平等受教育权,但在国家教育体系的实际落实中仍存在明显差距。目前仍有大量残障儿童因设施不便、特教老师不足、政策执行不力及社会偏见等因素,难以获得优质、安全且包容的教育机会。 中央统计局 2025 年数据显示,印尼残障人士约达 1780 万人,占总人口 2.17%。其中 5...
- Advertisement -spot_img