Dari 10 Cup per Hari Saat Ramadhan, Kini Raup 80-105 Cup Berkat Kunjungan DPD dan Menu Favorit
Pemulihan Usaha Pasca-Ramadhan
JAKARTA (3/5/2025), AMUNISI.CO.ID – Kafe Difabis di Pelataran Timoer Kantor Walikota Jakarta Timur kembali ramai dikunjungi pelanggan setelah mengalami penurunan penjualan selama bulan Ramadhan. Jika sebelumnya hanya terjual 5-10 cup per hari, kini omzetnya melonjak hingga 80-105 cup sehari, terutama setelah kunjungan rombongan anggota DPD RI.
Menurut Koordinator Baznas Bazis Jakarta Timur, Eka Napisah, S.Ag, selama Ramadhan 1446 H (Maret 2025), kafe yang dioperasikan oleh tiga difabel ini sempat sepi pengunjung. Meski tetap buka dengan jam operasional terbatas (13.00-17.00 WIB), minat pembeli sangat rendah.
“Tapi setelah Idul Fitri, peminatnya meningkat drastis. Bahkan pada Jumat, 25 April lalu, kami berhasil menjual 105 cup dalam sehari,” ujar Eka kepada Amunisi.co.id (1/5/2025).
Dukungan dari Kunjungan DPD dan Menu Unggulan
Lonjakan penjualan turut dipicu oleh kunjungan rombongan DPD RI pimpinan Ny. Happy Djarot, didampingi Plt. Walikota Jakarta Timur, Iin Miutmainnah. Mereka berinteraksi dengan barista dan pelayan menggunakan kamus bahasa isyarat yang tersedia di kafe.
Rafli, salah satu barista di Kafe Difabis, mengungkapkan bahwa menu favorit pelanggan adalah kopi susu aren, kopi susu caramel, chocolate, dan hazelnut chocolate dengan harga Rp 16.000–Rp 18.000 per cup.
“Pelanggan suka karena rasanya unik dan kami selalu melayani dengan senyum,” kata Rafli via WhatsApp (2/5/2025).
Komitmen Dukung Difabel Berwirausaha
Kafe Difabis tidak hanya menjadi tempat nongkrong, tetapi juga bukti nyata pemberdayaan difabel melalui usaha mandiri. Dengan dukungan Baznas Bazis Jakarta Timur, kafe ini terus berkembang dan menarik perhatian masyarakat maupun pejabat. (PRI)



