Resto Bun Tet Chinese Food Mengangkat Konsep Melayani dengan Hati

Pembukaan Resto Bun Tet Chinese Food di Sunter, Jakarta Utara (DOKUMEN SUDIJANTO)

JAKARTA (15/2/2024), AMUNISI.CO.ID — Telah hadir Resto Bun Tet Chinese Food kuliner khas Kalimantan di Jalan Raya Danau Sunter Utara, Jakarta Utara. Berbeda dengan yang lain, Resto Bun Tet Chinese Food ini mengangkat konsep melayani dengan hati. Pengunjung bisa melepas kangen dengan kuliner khas Kalimantan.

“Restoran atau kafe dengan makanan enak, itu biasa. Kami menawarkan konsep yang berbeda, dengan motto: ‘Serve with Love from Our Kitchen’. Jadi ini restoran yang nantinya dirasa seperti di rumah sendiri,” jelas pemilik Resto Bun Tet Chinese Food, Sudijanto, saat grand opening usaha barunya itu, pada Kamis
(15/2/2023).

Yanto, begitu ia biasa disapa, menyebutkan Koki Abun yang menjadi chief utama di restonya berpengalaman lebih dari 40 tahun dengan aneka menu kuliner khas Kalimantan. Karenanya, Yanto tidak merasa khawatir bersaing dengan resto sejenis yang banyak di kawasan di mana ia kini membuka usaha.

“Bagi saya, persaingan adalah peluang. Apalagi, lokasi kami cukup strategis, hanya sekitar 30 meter dari RS Royal Progres,” tambahnya. Sebelum membuka usaha restonya, Yanto mengaku telah melakukan survei. Yang banyak dikomplain, adalah pelayanan. Karenanya, ia mengedepankan soal pelayanan tersebut.

“Tentu saja, soal rasa kami tidak kalah bersaing. Prinsip kami, di balik rasa yang luar biasa, ada harga yang cukup terjangkau. Rasa hotel berbintang, tapi harganya standar UMKM, pas untuk semua kalangan,” kata Yanto.

Sementara itu, Koki Abun menyebut beberapa menu yang khas Kalimantan olahannya. Antara lain ikan lais masak asam pedas, ikan jelawat tim, dan sayur pakis cah terasi. Resto buka setiap hari dari pukul 11.00 hingga pukul 22.00 WIB. Selama bulan promo ada diskon 10%.

“Kita juga menghadirkan minuman segar air jeruk peras dan air sonkit sebagai desert, karena ke depannya orang lebih memilih health food,” sebut Koki Abun.

Soal nama Resto Bun Tet, Yanto menuturkan, bahwa nama itu berlatar belakang keluarga Tionghoa Kalimantan. “Koki Abun berguru masak kepada Phi Tet, sekitar 40 tahun silam. Untuk mengenang guru Phi Tet, resto ini diberi nama Bun Tet. Dan, bagi kami pelanggan adalah raja, perlu kita layani dengan baik,” jelas Yanto.

Yanto menyakini Resto Bun Tet Chinese Food khas Kalimantan di Jalan Raya Danau Sunter Utara, Blok C1 Nomor 16, Jakarta Utara, ini belum memiliki cabang. “Jika Tuhan mengizinkan, tidak tertutup kemungkinan kami akan menjelajahi Jabodetabek,” tandasnya, memotivasi diri. (Yan)

Total Views: 4086

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *