Sambut HUT ke-47 Museum Bahari Suguhkan Tonil Fabel dan Jelajah Jalur Rempah

Tiga pemenang fashion show bersama juri dan Kepala UP Museum Kebaharian Jakarta. (DOKUMEN PRI)

JAKARTA (4/7/2024), AMUNISI.CO.ID – Museum Bahari di Jalan Pasar Ikan Nomor 1, Penjaringan, Jakarta Utara menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke 47 pada 7 Juli 2024 nanti, kini sibuk menyelenggarakan lomba fashion dan pertandingan olahraga di lingkungan museum tersebut.

Kamis kemarin diselenggarakan pertandingan tenis meja dan lomba fashion show, serta peninjauan lapangan oleh pimpinan Teater Kampung Ikan, Harry De Fretes.

Bacaan Lainnya

“Selain itu.juga pada tanggal 7 Juli nanti akan ada acara Jelajah Jalur Rempah yang dipimpin Mas Kartum,” kata Kepala Satuan Pelayanan Museum Bahari Devi Sihotang di kantor museum tersebut, Kamis (4/7/2024) sore.

Mendampinginya saat itu Dhita Amelia, edukator Museum Bahari. Menurut Devi Sihotang, Harry De Fretes dengan Teater Kampung Ikannya pada 7 Juli nanti menampilkan tonil fabel dengan kostum ikan yang dilanjutkan acara talk show.

“Latihan cukup kemarin itu. Hari Minggu pagi nanti ada rehearsal langsung di lokasi. Judul ceritanya Curhat Tiga Dara,” kata Harry De Fretes yang namanya tenar sejak tayangan Lenong Rumpi di RCTI.

Harry yang baru melihat lagi Museum Bahari setelah belasan tahun berlalu; menyatakan kagum.

“Lingkunganya sekarang bersih,” pujinya. Namun tetap ada pohon pohon nyiur dan.penghijauanya yang subur.
.
Devi Sihotang dan Dhita Amelia menambahkan, tanggal 7 Juli nanti acara puncak ada pembagian hadiah kepada para juara lomba dan pertandingan serta pemotongan tumpeng HUT ke 47 Museum Bahari dan Forum Group Discussion bersama Karang Taruna Kelurahan Penjaringan di Meeting Hall yang dirancang oleh Indonesia Hidden Heritage Creative Hub.
“Ada pemutaran film di Bioseum Malahayati,” tambah Devi.

Sementara Bang Ahmad selaku juri dan.pengarah gaya, Jumat (5/7/2024) mengungkapkan lomba fashion Kamis petang ,(4/7) diikuti 21 orang peserta.

Dari 21 peserta tersebut tiga orang diputuskan oleh 3 orang juri sebagai pemenang 1, 2.dan 3.

Sebelumnya Dhita Amelia selaku edukator menjelaskan bulan Juni 2024 pengunjung Museum Bahari cukup melonjak jumlahnya. Tercatat selama sebulan itu pengunjungnya mencapai 3.312 orang. Meningkat dibanding bulan Mei 3.185 orang.
Sementara bulan Maret dan April tak mencapai 2.500 orang.

Kepala Unit Pengelola Museum Kebaharian Jakarta Mis’ari pada kesempatan pertemuan di Cafe Museum Bahari bulan April yl menjelaskan, diresmikannya gudang rempah rempah VOC abad 17- 18 itu menjadi Museum Bahari oleh Gubernur DKI Jakarta Letjen Marinir Ali Sadikin pada tanggal 7-7-1977..

“Angka yang manis ya,” ucap Mis’ari. Ternyata 7 Juli itu juga tanggal kelahiran Ali Sadikin tahun 1926 di Sumedang.

Menurut catatan, museum museum milik Pemerintah DKI Jakarta memang lahirnya saat pemerintahan Gubernur Ali Sadikin tahun 1970-an. Diawali dengan lahirnya Museum Sejarah Jakarta 1974 di Taman Fatahillah Kota Tua Jakarta. (PRI)

Total Views: 1004

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *