Meski Tutup 70 Hari, Wisman Pengunjung Museum Wayang Meningkat

Kasatpel Museum Wayang dan para siswa SD Al Azhar Cibubur berbaris di depan museum usai workshop pembuatan wayang janur. (DOKUMEN PRI)

JAKARTA (16/1/2024), AMUNISI.CO.ID– Sekalipun tutup selama 70 hari dari 11 Oktober sampai dengan 25 Desember untuk pemeliharaan, namun jumlah pengunjung Museum Wayang di Kota Tua Jakarta selama tahun 2023 meningkat 8% dibandingkan tahun 2022. Tercatat selama tahun 2022 pengunjungnya 142.127 orang, dan tahun 2023 menjadi 153.625 orang.

Sepasang wisatawan mancanegara di depan loket Museum Wayang.

Bahkan dari jumlah itu wisatawan manca negara (wisman) juga meningkat 44%. Tercatat pengunjung mancanegara tahun 2023 mencapai 6.911 orang. Sedangkan tahun sebelumnya (2022) hanya 4.788 orang.

Bacaan Lainnya

“Meningkatnya pengunjung wisman tersebut disebabkan adanya 19 kali pergelaran berbagai jenis wayang di Museum Wayang tiap Minggu di akhir atau pertengahan bulan. Itu juga menunjukkan bahwa animo dan apresiasi terhadap kesenian wayang di kalangan wisatawan mancanegara meningkat,” kata Kepala Unit Pengelola Museum Seni Jakarta Sri Kusumawati, Selasa (16/1/2024), yang didampingi staf UP Museum Seni, Junaedi.

Siswa SD sedang dipandu melihat koleksi wayang.

Sebelumnya Kepala Satuan Pelayanan Museum Wayang Suandi juga mengatakan hal senada. Bahwa pengunjung museum yang memiliki 6.800 koleksi wayang, gamelan, topeng dan peralatan pergelarannya itu meningkat tajam. Sebagaimana diketahui, Museum Wayang juga memajang replika Surat Keputusan UNESCO tentang pengakuan badan dunia bidang edukasi dan budaya terhadap kesenian wayang Indonesia sebagai warisan dunia tak benda. Sertifikat itu bertanggal 7 November 2003. Dan, hal ini menjadi daya tarik tersendiri.

Lebih lanjut Sri Kusumawati mengatakan selama 2023 Unit Pengelola Museum Seni menyelenggarakan 19 kali pergelaran wayang, seperti pertunjukan wayang kulit dari beberapa gaya Solo, Yogya, Betawi, Bali dan Banyumas. Juga wayang golek Sunda dan Betawi serta wayang orang Jawa dan Bali.

Ditambahkan Suandi, pengunjung museumnya hari itu mencapai 580 orang sudah termasuk 10 orang wisatawan mancanegara (wisman). Itu termasuk rombongan 147 siswa SD Al Azhar 20 Cibubur, Jakarta Timur, yang mengikuti workshop pembuatan wayang janur.

“Mereka itu semua klas 3 SD laki-laki dan perempuan yang didampingi 10 orang guru,” kata Suranto seorang guru SD Al Azhar 20. Usai melihat lihat koleksi dan mengikuti workshop rombongan siswa SD itupun pulang dengan bus.

Wisatawan mancanegara memperhatikan kolelsi.wayang golek.

Menurut Suandi bulan Januari 2024 ini hampir tiap hari selalu ada wisman yang berkunjung. Selama dua pekan ini jumlah pengunjungnya sudah mencapai 8.232 orang, termasuk wisman 171 orang.

“Tercatat tanggal 14 Januari hari Minggu kemarin jumlah pengunjungnya mencapai 1.050 orang. Termasuk wisman 44 orang,” kata Suandi. Wisman yang sering berkunjung ke Museum Wayang antara lain dari Jepang, Negeri Belanda, Australia, China, India, AS, Kanada, dan sedikit negara Afrika. (PRI)

Total Views: 1885

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *