JAKARTA (16/1/2024), AMUNISI.CO.ID – Bermula dari pemandu wisata (guide) yang memperkenalkan budaya hiburan wayang kulit dan wayang golek, dan mendapat respons positif dari para turis asing selama berkunjung ke museum yang ada di Kota Tua, Jakarta. Kemudian, Aldy Sanjaya yang kini berprofesi sebagai dalang wayang versi bahasa Inggris dan beberapa rekannya sepakat mementaskan dalam versi bahasa Inggris, agar budaya hiburan wayang kulit dan golek dapat dimengerti makna serta jalan ceritanya
“Turis yang berkunjung ke Puppet Wayang Studio akan disajikan pertunjukan wayang kulit dalam bahasa Inggris, memperkenalkan tokoh Rama dan Shinta, hingga pengetahuan bagaimana membuat wayang kulit dan dan wayang golek dari bahan baku hingga selesai, serta siap untuk ditayangkan,” jelas Aldy saat ditemui di workshop Puppet Wayang Studio, Selasa (16/1/2024).
Dijelaskan Puppet Wayang Studio berdiri sejak tahun 2000, berkat kerja sama dengan para pemandu wisata di Kota Tua, Jakarta. “Saya selalu ramah melayani semua turis yang datang ke studio, agar para guide dapat memberikan kesan yang terbaik untuk tamunya, ” ungkap Aldy bersama para guide berusaha membangun image budaya Indonesia yang ramah. (Yan)




