JAKARTA (21/10/2024), AMUNISI.CO.ID – Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar hadir pada deklarasi program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Kelurahan Malaka Sari, di halaman Masjid Al Mukhlisin RW 02 Kelurahan Malaka Sari, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (18/10/2024).
Deklarasi dipimpin Lurah Malaka Sari Eric Dasya dengan membacakan isi deklarasi tersebut dan diikuti serentak oleh seluruh Ketua RW. Ini merupakan wujud komitmen seluruh warga Kelurahan Malaka Sari sebagai percontohan wilayah yang sudah terbebas dari buang air besar sembarangan (BABS). Menyaksikan saat itu selain Wali Kota Jakarta Timur M Anwar juga Sekko Kusmanto dan Camat Duren Sawit Kelik Sutanto.
Dalam kesempatan tersebut Wali Kota Anwar menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh warga Kelurahan Malaka Sari yang telah mendeklarasikan STBM sesuai tahapan yang sudah diproses melalui verifikasi hingga pendataan. “Tentunya ini satu kebersamaan dalam mewujudkan lingkungan bersih dan sehat, sehingga dapat mencegah dari penyakit lingkungan,” katanya.
Menurut Wali Kota Anwar, Malaka Sari merupakan Kelurahan ke-22 di Jakarta Timur yang menjadi percontohan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan meninggalkan kebiasaan BABS. “Yang tujuan utamanya adalah pengentasan stunting di wilayah Jakarta Timur,” tambahnya.
Ditegaskan Pak Wali bahwa pihaknya mengintensifkan program penanggulangan stunting. Deklarasi STBM ini merupakan bagian tahapan dalam mengintervensi masalah stunting.
“Ini bagian komitmen kami mengintervensi stunting secara spesifik maupun sensitif. STBM ini bagian sensitif dari beragam kegiatan spesifik penanggulangan stunting yang terus berjalan. Tidak hanya asupan gizi, tetapi juga memperbaiki penyediaan air bersih dan perbaikan sanitasi,” tambahnya.
Ketua RW 02 Kelurahan Malaka Sari Maskur mengaku senang bahwa deklarasi STBM di wilayahnya dapat disaksikan langsung oleh Wali Kota Jakarta Timur. “Kita sejatinya mendukung pemerintah dalam mewujudkan lingkungan yang asri bersih aman nyaman dan sehat,” sebutnya.
Mengenai kegiatan deklarasi STBM tersebut Koordinator Baznas Bazis Jakarta Timur Eka Nafisah ketika dihubungi Amunisi.co.id, Senin (21/10/2024) menambahkan Baznas Bazis Jakarta Timur juga memiliki kewajiban membantu RW 01 Malaka Sari dalam STBM tersebut, yaitu biaya penyedotan septitank di wilayah RW 01. “Besarnya antara Rp7 juta sampai Rp 8 juta,” kata Eka.
Pada hari yang sama beberapa saat sebelumnya, Wali Kota Muhammad Anwar didampingi Sekko Jakarta Timur Kusmanto bersafari Jumat ke Kelurahan Cakung Timur RW 10, yang diikuti pula Koordinator Baznas Bazis Jakarta Timur Eka Nafisah.
Pada kesempatan itu Wali Kota bersilaturahmi dengan warga dan tokoh masyarakat Cakung Timur di Musholla Al Ikhlas di RW 10. Hadir saat itu Lurah Cakung Timur Rahman Sertiana dan Camat Cakung Fajar.
“Alhamdulillah Jumat ini kita telah mengawali dengan kerja bakti dan saat ini pemberian santunan program rutin kita terus jalani dalam bersilaturahmi mendekatkan diri bersama warga,” kata Wali Kota.
Dengan silaturahmi ini, menurut Pak Wali, pihaknya dapat mengetahui sejauh mana kemajuan suatu lingkungan. Juga mendengar ragam kendala bagi warga yang selama ini masih belum terselesaikan.
“Sinergitas warga harus terus dibangun, kompak guyub rukun menjadi kunci lingkungan sehat dan sejahtera. Juga saya himbau agar rumah ibadah dijadikan untuk pembangunan umat bukan dijadikan sebagai tempat kampanye,” tandas Pak Wali.
Ketua DKM Musholla Al Ikhlas Kelurahan Cakung Timur Hasyim Adlan mengaku bangga musholla-nyamendapat kunjungan Wali Kota. “Kehadiran beliau sungguh memberikan kebanggaan dan motivasi bagi kami,” ungkap Hasyim.
Apalagi Pak Wali memberikan pula santunan kepada puluhan anak yatim dan yatim piatu di RW 10 Cakung Timur dan sekitarnya.
Untuk 40 anak yatim dan yatim piatu Wali Kota memberikan santunan beras 200 Kg dan Baznas Bazis Jakarta Timur menambah uang saku Rp4.000.000. Menurut Eka Nafisah target zakat, infak dan sedekah (ZIS) Kelurahan Cakung Timur tahun 2024 ini Rp122.400.000. Sampai pekan ketiga Oktober ini sudah tercapai Rp 119.607.000. “Jadi sudah tercapai 97,7%,” pungkas Eka. (PRI)





