Sekko Jakarta Timur Harapkan Perbaikan Taman dan Cafe Difabis Diteruskan.

Sekko Jakarta Timur Kusmanto meninjau hasil perbaikan taman bersama pimpinan SKPD terkait. (DOKUMEN PRI)

JAKARTA (6/2/2025), AMUNISI.CO.ID — Sekretaris Kota (Sekko) Jakarta Timur Kusmanto memerintahkan agar perbaikan taman berikut Cafe Difabis yang berada di sebelah utara Gedung Serbaguna Blok C Kantor Walikota Jakarta Timur diteruskan sampai selesai. Diharapkan akhir pekan depan semuanya sudah rapi.

“Programnya masih berlanjut Pak, sampai selesai. Kan kemarin saya sudah minta satu minggu ke depan selesai,” kata Sekko Jakarta Timur Kusmanto kepada Amunisi.co.id, Rabu (5/2/2025).

Fasilitas baru, bangku dan meja taman serta kolam dan pancuran. (DOKUMEN PRI)

Sementara itu Koordinator Baznas Bazis Jakarta Timur Eka Napisah Kamis (6/2/2025) membenarkan bahwa Sekko Kusmanto berpesan agar Cafe Difabis yang menampung tenaga kerja difabel di taman itu juga dirapikan. Pak Eno dari Rumah Tangga di Bagian Umum juga membantu saran.

Menurut Eka, Selasa (4/2/2025) sore Sekko Kusmanto bersama Kepala Sudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur Dwi Ponangsera meninjau taman berbentuk seperempat bundaran itu.

“Pak Sekko kepada Baznas Bazis minta agar Cafe Difabis juga dirapikan. Memang itu mau direnovasi dari akhir tahun kemarin. Cuma masih ada beberapa yang harus diselesaikan,” tutur Eka. Diharapkan pekan ini renovasi Cafe Difabis dimulai.

Pengamatan Amunisi.co.id Selasa (4/2/2025) sore waktu hujan, atap depan cafe bagian utara ada beberapa titik yang bocor. Akibatnya meja dan kursi untuk pelanggan basah semua. Namun taman di depannya sudah rapi. Di sebelah selatan cafe ada meja dan bangku taman dari beton yang dapat dimanfaatkan untuk ngeteh dan ngopi.

“Bangku dan meja itu bisa untuk pelanggan cafe maupun umum,” tambah Eka Napisah. Ada fasilitas baru berupa kolam dan pancuran di sebelah bangku dan meja taman tersebut.

Secara keseluruhan taman seperempat bundaran itu tampak asri lengkap dengan green house, saung interaktif berarsitektur budaya Betawi dan pohon pohon sawo serta alpukat. Yang tampak janggal adalah adanya sederet tanaman jagung sekitar 8 meter di belakang cafe. (PRI)

Total Views: 627

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *