Penjabat Gubernur Jakarta Bernyanyi Bersama Artis Difabel Resmikan Taman Pelataran Timoer

Pj Gubernur Jakarra didampingi Plt Walikot Jakarfa Timur meresmikan Taman Pelataran Timoer, Ksmis (13/2/2025). Foto : PRI

JAKARTA (14/2/2025) , AMUNISI.CO.ID — Penjabat Gubernur Daerah Khusus Jakarta, Teguh Setyabudi, meresmikan Taman Pelataran Timoer di halaman tengah Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Kamis (13/2/2025). Sekaligus meresmikan kafe Difabel Baznas Bazis yang sudah direnovasi dan diperluas.

Setelah menandatangani prasasti dan menyampaikan amanatnya, PJ Gubernur Teguh Setyobudi bergabung dengan para artis difabel khususnya tunanetra di Kafe Difabis Pelataran Timur dan menyanyikan lagu ciptaan Armada yaitu “Pergi Pagi Pulang Pagi”. Pemusiknya semua juga tunanetra.

Dalam amanatnya Teguh berharap kehadiran Pelataran Timoer tersebut dapat meningkatkan kinerja organisasi kerja di lingkup Pemerintah Kota Jakarta Timur. Dikatakannya, Taman Pelataran Timoer ini merupakan salah satu wujud komitmen Pemprov DK Jakarta menyiapkan ruang yang lebih nyaman dan hijau.

Demikian pula dengan pembangunan embung yang menjadi usulan prioritas Musrenbang Kelurahan Ciracas. Teguh berharap keduanya mampu meningkatkan kinerja organisasi di lingkup Pemerintah Kota Jakarta Timur.

Sementara itu Plt Walikota Jakarta Timur Iin Mutmainnah menjelaskan, taman yang berdiri di atas lahan seluas 1.012 meter persegi dari seluruh lahan seluas 2 080 meter persegi itu dibangun sejak akhir Desember 2024 yang lalu.

Banyak OPD dilibatkan di antaranya Sudin (Suku Dinas) Pertamanan dan Hutan Kota, Sudin -Sudin Bina Marga, Kominfotik, Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP), serta Baznas Bazis Jakarta Timur.

Taman ini dilengkapi dengan area outdoor meeting point yang bisa dimanfaatkan pegawai untuk rapat di ruang terbuka. Untuk keperluan itu, taman sudah dilengkapi meja, kursi, wifi dan banyak stop kontak. Sementara di sebelahnya ada Kafe Difabis dengan pelayanan oleh para difabel yang sudah terlatih.

Taman ini diapit gedung perkantoran, masjid , gedung serba guna, dan green house serta bebas asap rokok. Dengan demikian bisa dimanfaatkan untuk co working space. Di area ini juga disiapkan meja dan kursi permanen terbuat dari beton cor, dengan kapasitas maksimal 14 orang yang ada di area taman. Namun di bagian luar taman atau pinggirannya juga akan disiapkan meja kursi lagi dengan kapasitas 10 orang.

Pohon yang menghiasi Taman Pelataran Timoer itu antara lain pohon mangga, alpukat, pohon sawo, dan nyiur. Banyak tanaman hias sudah ditanam di area tersebut. Di antaranya jenis Akalipa patah tulang varigata, dan yang lainnya.

Area yang dibangun Sudin KPKP terlihat ditanami jagung, cabe dan tanaman lainnya di samping ada vertical farming dan hidro farming. Di dekat rumah kaca atau green house ada sangkar burung yang dihuni puluhan love birds beraneka warna.

Tampak mendampingi PJ Gubernur Teguh Setyanudi, selain Plt Walikota Jakarta Timur Iin Mutmainnah juga Ketua Baznas Bazis Provinsi DK Jakarta H Akhmad H Abubakar dan Sekko.Jakarta Timur Kusmanto yang berkeliling taman.

Terakhir Teguh Setyabudi dan Iin Mutmainnah beserta rombongan kecilnya masuk ke Gedung Serbaguna untuk mengikuti acara Sekolah On Line ‘pintar’ Lansia Jakarta Timur yang diikuti 160 peserta dari 65 kelurahan se Jakarta Timur. Pembukaan sekolah lansia tersebut dilakukan oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Indonesia, Wihaji.

Koordinator Baznas Bazis Jakarta Timur Eka Napisah ketika dihubungi Amunisi.co.id Jumat (14/2/2025) menambahkan Ketua Baznas Bazis Provinsi DK Jakarta Akhmad Abubakar berpesan agar kehadiran Kafe Difabis di Pelataran Timoer tersebut diinformasikan ke semua SKPD dan warga agar terlihat kehadirannya.
“Semoga semakin sukses dan lancar kata beliau kepada saya,” tutur Eka.

Mengenai berapa biaya renovasi dan perluasan kafe Difabis dikatakan Eka belum ada tagihan. Namun diestimasi sekitar Rp 200 Juta. Pemborongnya Titik Efiyanti kepada wartawan menjelaskan konstruksi Kafe Difabis itu menggunakan baja holow 8 x 10 . Karena itu lebih kuat dan tahan lama dibanding baja ringan model kanal. “Kami juga sedang mengerjakan renovasi Kafe Difabis Dukuh Atas, Sudirman bekerja sama dengan MRT Jakarta,” ujar Titik. (PRI)

Total Views: 1006

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *