Meskipun Hujan dan Banjir Wali Kota Jakarta Timur Tetap Berbuka Bersama dan Santuni 40 Anak Yatim Kelurahan Dukuh

Wali Kota dengan anak yatim Kelurahan Dukuh (DOKUMEN SUPRIHARDJO)

JAKARTA (5/4/2024), AMUNISI.CO.ID — Meskipun hujan dan dikepumg genangan air banjir, Wali Kota Administrasi Jakarta Timur M Anwar tetap melakukan Safari Ramadhan ke komplek Bumi Harapan Permai (BHP) RW 06 Kelurahan Dukuh, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur.

Wali Kota M Anwar tiba pada pukul 18.10 WIB menghadiri buka bersama di Masjid Baiturrahman Komplek Bumi Harapan Permai RW 06 Kelurahan Dukuh, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (3/4/2024).

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan tersebut Wali Kota memberikan santunan kepada 40 anak yatim warga Kelurahan Dukuh. Mendampinginya saat itu Camat Kramat Jati Igan Muhammad Faisal dan Wakil Camat Diman, serta Lurah Dukuh Sri Yanti bersama Sekel Daily Yuniarti dan Kefua RW 06 Kelurahan Dukuh.

“Kegiatan Safari Ramadhan buka puasa bersama di masjid seperti ini merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur,” kata Pak Wali.

Diharapkan oleh Wali Kota Anwar, dengan pertemuan seperti ini baik.anak anak yatim maupun warga dan para tokoh masyarakat serta ulama merasakan kehadiran pemerintah dan memahami perlunya saling membantu.

Koordinator Baznas Bazis Jakarta Timur Eka Nafisah ketika dikonfirmasi Amunisi.co.id Jumat (5/4/2024) membenarkan acara Safari Ramadan Wali Kota hari itu diguyur hujan.

“Saya juga ke sana Pak. Karena banjirnya tinggi terpaksa saya putar balik. Namun acara santunan oleh Pak Wali tetap berjalan,” kata Eka Nafisah.

Diakuinya untuk bulan Ramadhan ini besarnya santunan tiap anak yatim dari Baznas Bazis Jakarta Timur Rp 500.000,- Jadi untuk 40 anak yatim besarnya Rp 20 juta. Berbeda dengan santunan untuk anak yatim setiap Jumat Rp 100.000,- tiap anak.

“Pahaia dari Allah di bulan Ramadan juga dilipatgandakan 70 kali kan? Sesuai Hadits HR Bukhari -Muslim,” jelasnya.

Secara terpisah Jonathan dari Sudin Kominfotik Jakarta Timur menjelaskan akibat hujan besar air mulai naik di RW 06 Dukuh sekitar pukul 19.15.

“Mobil Pak Wali cukup tinggi sehingga berhasil keluar dari genangan air. Tetapi nggak jadi ke Bambu Apus solat tarawehnya,” kata Jonathan.

Sementara dia bersama enam orang petugas protokol dan Satpol PP Jaktim terjebak di lokasi genangan dua jam. Setelah dievakuasi ke tempat yang lebih tinggi lalu dijemput perahu karet Kelurahan Dukuh agar dapat pulang berbasah-basah. (PRI)

Total Views: 844

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *