JAKARTA (24/9/2024), AMUNISI.CO.ID — Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Muhammad Anwar memberikan bantuan kepada 19 KK korban kebakaran di RT 04 dan 05 /RW 18 Kelurahan Cipinang, Kecamatan Pulogadung, di tempat penampungan musholla Al Mujahidin di RW 18, Selasa (24/9/2024).
Bantuan tersebut total sebesar Rp 43.000.000,- dimaksudkan untuk kontrak rumah selama rumah mereka dibangun kembali atau direhab setelah kebakaran. Dalam kesempatan itu Wali Kota Muhammad Anwar mengajak semua pihak untuk mengandeng perusahaan Corporate Social Responsibility (CSR) untuk membangun kembali rumah rumah yang terbakar tersebut.
“Pemerintah Kota Jakarta Timur bersama CSR akan membangun kembali rumah rumah itu” ujar Pak Wali yang menyempatkan diri melihat puing puing rumah yang hangus.
Wali Kota mengatakan musibah kebakaran belasan rumah dengan korban 3 anak balita kehilangan nyawa pada Jumat (20/9/2024) yang lalu membuat prihatin semua pihak. Namun diyakini Iti semua mengandung hikmah.
“Mudah-mudahan dengan kejadian ini Allah berikan kekuatan untuk kita semua terutama warga yang terdampak.
Yang jelas Allah akan menggantikan yang lebih baik lagi,” ujar Pak Wali.
Diingatkan pula oleh Wali Kota, selain kebutuhan fisik, warga korban kebakaran juga membutuhkan tertib administrasi kependudukan yang terbakar seperti Kartu Keluarga, KTP, ijazah serta surat-surat penting lainnya. Untuk itu Pemerintah Kota Jakarta Timur akan membuka posko pelayanan untuk keperluan itu di lokasi tersebut seperti Sudin Dukcapil dan lainnya.
Selain Ketua RW 18 Sutanto, hadir pula Lurah Cipinang Watini, Camat Pulugadung Chandra S, dan Koordinator Baznas Bazis Jakarta Timur Eka Nafisah.
Atas pertanyaan wartawan usai acara tersebut Eka Nafisah mengakui bantuan Rp 43.000.000 itu dari Baznas Bazis Jakarta Timur.
“Untuk 12 KK yang rumahnya rusak parah mendapat bantuan Rp 3.000.000,- per KK . Itu dimaksudkan untuk kontrak rumah selama 3 bulan ke depan,” katanya. Sementara untuk 7 KK yang rumahnya rusak ringan masing masing KK diberi Rp 1.000.000,-
Mustakim, warga RT 005/RW 18 Kelurahan Cipinang yang rumahnya terbakar mengatakan, selama mengungsi ke Musholla Al Mujahidin kebutuhan korban kebakaran tsb terjamin baik sandang pangan maupun kesehatan. Namun begitu ia mengharapkan rumahnya yang hangus sebagian dapat segera diperbaiki.
Setelah Pak Wali meninggalkan lokasi penampungan tersebut datang bantuan sembako dari Sudin Sosial Jakarta Timur. Petugas bidang logistik penampungan korban kebakaran bernama Sarman (40) dan seorang kader Dawis RW 18 bernama Dahlia mengatakan bantuan tersebut terdiri dari air mineral botol 50 kardus, mie instant Sarimie 32 kardus dan beras 32 karung yang masing masing isi 5 kantong @ 5 kg.
“Hanya saja sebagian ada kutunya. Saya nggak enak sebagai petugas logistik,” kata Sarman.
Demikian pula dengan Dahlia yang ikut meneliti karung plastik berisi beras. “Iya itu kutunya bergerak,” kata Sarman, Dahlia maupun seorang lelaki yang mengambil videonya.
Namun Ketua RW 18 Cipinang Sutanto maupun dua orang lelaki pengurus RT setempat menyatakan beras bantuan itu masih dapat dipilah untuk dimakan. “Bisa ditampi atau dicuci nanti. Nggak usah dimasalahkan,” ujarnya.
Siang harinya Kepala Sudin PPAPP (Pemberdayaan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk) Jakarta Timur Hary Sutanto bersama amggotanya membawa bantuan untuk korban kebakaran terutama perempuan dan anak-anak.
“Sesuai tupoksinya kami membawa bantuan alat dapur, pembalut wanita 5 dos, pempers untuk anak anak 5 dos, sabun bayi 24 botol, susu lansia 24 box dan alar alat kebersihan seperti sabun dan sebagainya,” kata Hary.
Di samping itu pihaknya juga memberikan layanan psikolog 6 orang. “Ini penting untuk trauma healing,” pungkas Hary Sutanto. (PRI)





