JAKARTA (26/9/2024), AMUNISI.CO.ID —- Bedah rumah duafa Baznas Bazis Jakarta Timur tahun 2024 sudah selesai 3 tahap dengan 95 rumah menjadi baru yang membutuhkan dana Rp.5.225.000.000. Dengan demikian rumah Nek Turoh di RT 10/RW 17 Penggilingan dan 2 rumah lagi masing masing di Cakung Barat dan Ujung Menteng akan masuk tahap 4 dengan kuota 30 rumah.
Koordinator Baznas Bazis Jakarta Timur Eka Nafisah mengungkapkan hal itu Kamis (26/9/2024) atas pertanyaan Amunisi.co.id.
“Tiap bedah rumah biayanya Rp 55 juta. Itu sudah termasuk biaya kontrak rumah lain bagi pemiliknya selama rumahnya dibedah,’” kata Eka.
Diakui Eka, petugas Baznas Bazis Jakarta Timur Ardian Selasa (24/9/2024) yl telah melakukan survei ke rumah Nenek Turoh di RT 10/RW 17 Penggilingan dan 2 rumah duafa lagi yang dimohonkan untuk dibedah.
Masalah rumah Nenek Turoh telah menjadi perhatian Wali Kota Jakarta Timur M Anwar bulan lalu setelah dimuat Amunisi.co.id dan sebuah media online lainnya. Pak Wali memerintahkan agar segera diproses.
Anas Abi Anzah dari Seksi Distribusi dan Pendayagunaan BAZNAS Bazis Jakarta Timur menambahkan bedah rumah duafa Jaktim tahun 2024 ini dibagi 4 tahap.
Untuk tahap 1 sebanyak 25 rumah, ke 2 ada 35 rumah, ke 3 sebanyak 35 rumah dan ke 4 jatahnya 30 rumah.
Survei rumah yang akan dibedah tahap 4 dilakukan Selasa (24/9/2024) sore oleh Ardian dari BAZNAS Bazis Jaktim ke rumah Nenek Turoh.
Sebelum itu hari yang sama Ardian menyurvei rumah Susilowati di RT 08/02 Ujungmenteng dan Dulipah RT 06/02 Cakung Barat.
Didampingi Didi staf Kesra Kelurahan dan anggota LMK Penggilingan, H Suparman, Ketua RT 10/17 Asmawi, dan Ketua RW 17 Suyatno, penyurvei Ardian menilai Nenek Turoh patut dibantu untuk membedah rumahnya yang terbengkalai 10 tahun. Namun realisasinya menunggu disurvai vendor yang akan membuat perencanaan dan melaksanakannya. (PRI)





