Anies Baswedan Berpotensi Memenangkan Suara di Pulau Sumatra

Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo (DOKUMEN TEMPOCO)

JAKARTA (17/7/2022), AMUNISI.CO.ID — Ketua DPP Partai NasDem Zulfan Lindan yakin, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berpotensi memenangkan suara di Pulau Sumatra jika diusung sebagai Capres 2024. “Hasil penelusuran dengan insting komite dan diskusi di daerah-daerah itu, Anies itu bisa sapu bersih Sumatra,” kata Zulfan dalam diskusi Total Politik, di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (17/7/2022).

Mantan politisi PDIP ini memprediksi, Anies akan mengalami kekalahan di Jawa Tengah, tetapi akan menang di Jawa Barat. Kata Zulfan, NasDem juga menyoroti fenomena Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dipasangkan dengan Anies. Menurutnya keduanya punya kecocokan dan berpotensi menang karena AHY berpotensi memenangkan suara di Jawa Timur. “Nah saya kira kalau terjadi duet antara Anies dan AHY ini selesai,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Zulfan menegaskan, NasDem akan memilih satu di antara tiga nama hasil Rakernas Partai Nasdem, yaitu Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. Ia bercerita, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengatakan Prabowo Subianto sudah tidak cocok lagi untuk maju sebagai calon presiden pada Pilpres 2024, karena usianya sudah menginjak lebih dari 70 tahun.

Hal itu, kata Zulfan, disampaikan Surya ketika menerima Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di NasDem Tower beberapa waktu lalu. “Sudahlah Pak Prabowo kita ini sudah tua-tua, kasih yang muda-muda lah kan gitu, itu sudah ditangkap (kader-kader NasDem),” kata Zulfan menambahkan.

Tidak akan Maju
Namun dalam diskusi Total Politik tersebut, pengamat politik sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Cyrus Network Hasan Nasbi berpendapat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak akan maju sebagai calon presiden pada di Pilpres 2024. Berdasarkan hitung-hitungannya, Anies tidak memiliki peluang untuk maju sebagai Capres. “Kita melakukan pendekatan matematika sederhana saja. Dari pendekatan sederhana saja, dari semua sisi, Anies Baswedan enggak bakal maju menjadi Capres,” kata Hasan Nasbi.

Menurut Hasan, Anies lebih berpeluang menjadi cawapres di 2024. Ia menilai kesempatan itu bisa datang dari salah satu poros koalisi. “Tapi untuk menjadi Cawapres, menurut saya, sangat terbuka untuk ditawarkan ke salah satu poros koalisi,” ucapnya.

Deklarasi Dukungan
Di sisi lain, Tunas Indonesia Raya (Tidar) yang merupakan organisasi sayap Partai Gerindra resmi mendeklarasikan dukungan kepada Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto untuk maju pada Pilpres mendatang. Deklarasi dukungan tersebut dibacakan Ketua Umum Tidar Rahayu Saraswati Djojohadikusumo saat penutupan Rakernas Tidar keenam di Kota Medan, Sabtu malam (16/7/2022).

“Meminta dengan kerendahan hati kami, mendorong atas nama kepentingan bangsa agar Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto yang sekaligus Ketua Dewan Penasehat PP Tidar bersedia maju dalam Pilpres 2024,” kata Saras. Pembacaan deklarasi ini diikuti teriak ‘Prabowo Subianto Presiden’ dari seluruh peserta Rakernas Tidar yang hadir.

Jalin Komunikasi
Sementara itu, Jubir PKS Muhannad Kholid mengaku partainya tengah menjalin komunikasi yang intensif dengan Partai Demokrat dan Partai NasDem untuk membangun koalisi Pemilu 2024.

Kata dia, partainya lakukan pertemuan dengan Demokrat dan NasDem. Ia mengibaratkan pertemuan-pertemuan itu seperti tahapan-tahapan mencari jodoh dalam ajaran agama Islam. “Sebelum lamaran, sebelum khitbah, kita taaruf dulu. Kita taaruf dulu sama Bang Andi, sama Demokrat. Kita taaruf dulu dengan Bang Surya Paloh. Itu kan cari jodoh,” katanya dalam diskusi Total Politik, di Pasar Minggu, Jakarta Selatan. ****

Total Views: 580

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *