Walikota Blusukan ke Deretan WC Gantung di Rawa Bunga, Pemkot Jakarta Timur akan Bangun Septic Tank Komunal

Walikota Jaktim Munjirin foto bersama pengurus RW 01 Rawa Bunga usai blusukan ke toilet helilopter (DOK PRI)

JAKARTA (20/6/2025), AMUNISI.CO.ID — Walikota Administrasi Jakarta Timur Munjirin melakukan kunjungan ke RW 01 Kelurahan Rawa Bunga, Kecamatan Jatinegara, Kamis (19/6/2025) sore. Bersama Asisten Kesra Jakarta Timur Ahmad Salahuddin, Walikota Munjirin blusukan ke deretan WC gantung di aliran Kali Baru beberapa RT dipandu Ketua RW 01 Rawa Bunga, Dwi Lestari sambil meninjau lokasi rencana pembangunan sanitasi total berbasis masyarakat (STMB) berupa septiktank komunal.

Pembangunan fasilitas tersebut dalam.rangka membebaskan wilayah RW 01 Rawa Bunga dari kebiasaan buang air besar sembarangan (BABS).

Dalam kesempatan tersebut Walikota Munjirin menyaksikan sendiri bahwa lingkungan.permukiman padat penduduk RW 01 Rawa Bunga tersebut masih terdapat beberapa warga buang air besar di jamban bantaran kali yaitu aliran Kali Baru.

“Itu lantaram mereka tidak memiliki kamar mandi. Karena itu Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur dengan dukungan RW 01 akan memprogramkan STBM dengan membuat septik tank komunal, sehingga tidak ada lagi warga yang buang air besar di kali,” kata Pak Wali usai peninjauan dan solat Ashar berjamaah di Masjid Al Barokah di RT 03/01 Rawa Bunga.

Hadir saat itu Plt Camat Jatinegara Bambang Pangestu dan Plt Lurah Rawa Bunga, Nugroho Bawono, serta pejabat Sudin Kominfotik Jakarta Timur.

“Berikutnya nanti akan ada tim teknis meninjau kemari,” kata Walikota lagi

Merekalah nanti yang mempertimbangkan dan menentukan perencanaan yang terbaik sesuai kondisi setempat.

“Targetnya akan dikerjakan secepatnya tahun ini,” tandasnya. Namun diharapkan agar masyarakat menjaga kebersihan lingkungan yang sehat.

Sementara Ketua RW 01, Kelurahan Rawa Bunga, Dwi Lestari melaporkan saat ini ada sekitar 100 an KK warga yang masih BAB di wc helikopter yang berjejer di kali karena tak memiliki kamar mandi dan WC sendiri.

Mereka warga RT 003, RT 004, RT 008, RT 010 dan RT 011/01, mandinya di MCK atau kamar mandi umum dan BAB di jamban apung.

“Mereka itu rumahnya kecil kecil, ada yang ukurannya hanya 2 x3 meter. Ya itulah, tidurnya jadi bergantian,” tutur Dwi Lestari yang akrab dipanggil Bu RW.

Diungkapkan Dwi Lestari, pihak pengurus RT dan RW serta para kader PKK setempat selalu mengajak warga untuk hidup bersih dan.sehat.
“Kemarin itu kami RW dan RT telah membangun WC Umum berseptiktank di RT 003 dan RT 004 dengan biaya dari RT dan RW sendiri,” tambah Lestari.

Kepergok sedang jongkok.

Menjelang Walikota Munjirin datang , tampak seorang bapak bergegas ke deretan WC gantung dan memilih masuk yang ujung paling jauh. Namun ketika Pak Wali datang meninjau, lelaki tadi tepergok masih jongkok. Terlihat dari jauh lelaki itu tertawa malu ditegur Walikota.
“Iya kepergok sedang jongkok,” ujar seorang anggota rombongan dari kantor Walikota Jakarta Timur yang sempat mengamatinya. (PRI).

Total Views: 800

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *