JAKARTA (03/01/2022), AMUNISI.CO.ID – Partai-partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), yakni Partai Golkar, PPP dan PAN patut segera mengumumkan calon presiden (Capres) yang bakal didukung pada Pilpres 2024. Hal itu mempertimbangkan waktu yang tersedia bagi sosialisasi dan kampanye capres.
Saran ini disampaikan Direktur Eksekutif Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA) Herry Mendrofa saat dihubungi wartawan, Selasa (3/1/2022) terkait rencana pertemuan KIB bulan ini untuk membahas capres yang akan diusung Nanti.
Dikatakan Harry, 2023 adalah waktu yang cukup tepat untuk mengumumkan calon atau kandidat yang akan diusung, karena bertepatan dengan waktu pengusungan dan juga waktu untuk kampanye. Sebab, dia menilai akan ada konsekuensi jika KIB lambat dalam penentuan capres.
“Kalau sudah mepet, itu tentu juga akan merugikan KIB. Sehingga dibutuhkan waktu yang tepat untuk menentukan siapa calonnya. KIB harus segera bergerak maju dan memanfaatkan waktu,” ujarnya.
Untuk hal ini, menurut Harry, KIB bisa memaksimalkan efek ‘Ekor Jas’ (Coattail Effect) dengan segera mengumumkan capresnya. Karena ini juga akan menentukan bagaimana ke depan, calon tersebut akan memberikan cocttail effect terhadap parpol yang ada di KIB.
Bongkar Pasang Skenario
Sementara itu, pengamat dari Universitas Diponegoro (Undip), Teguh Yuwono mengatakan, KIB masih akan terus melakukan ‘bongkar pasang’ sampai dengan awal pendaftaran Capres-Cawapres.
“Masih bongkar pasang skenario karena tentu melihat siapa yang akan diusung oleh partai lain. Kuncinya nanti mendekati waktu pendaftaran baru mulai mengerucut,” ungkapnya.
Apalagi, Teguh melihat KIB yang digawangi oleh Partai Golkar, PPP dan PAN, meski suaranya mencukupi presidential threshold, namun belum memiliki sosok internal yang kuat.
“Belum ada tokoh Golkar yang mendapat dukungan lintas partai sebagaimana Prabowo dan Ganjar. Jadi sulit mendominasi wacana politik saat ini,” jelas Teguh.
Sebelumnya, Plt Ketua Umum PPP Mardiono mengatakan, KIB akan melakukan pertemuan pada bulan ini. Disebutkan, akan ada partai baru yang bergabung dan KIB dan mereka akan membahas Calon Presiden KIB.
“(KIB) rencana ada pertemuan di bulan Januari, kita akan membahas capres. Dan nanti ada partai baru yang akan bergabung dengan KIB,” kata Mardiono.
Sedang Ketum Golkar Airlangga Hartarto saat ditanya partai yang akan bergabung di KIB, hanya memberi clue kalau partai yang akan bergabung nanti, warnanya ada di bola resmi Piala Dunia Qatar 2022. ***





