BOGOR (29/10/2023), AMUNISI.CO.ID — Pemerintah Kecamatan Gunung Sindur berkolaborasi dengan Desa Curug untuk menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-95, yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Desa Curug, Kecamatan Gunung Sindur, Sabtu (28/10/2023), dengan berbagai kegiatan. Rangkaian kegiatan Hari Sumpah Pemuda kali ini, terdiri atas upacara peringatan hari Sumpah Pemuda, Pekan Olahraga Desa, Bazaar UMKM, Maulid Nabi, dan Karnaval Budaya.
“Apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kepala Desa Curug serta seluruh masyarakat atas terselenggaranya upacara dan rangkaian kegiatan Hari Sumpah Pemuda ini. Semua kegiatan dilakukan secara berantai sejak pagi sampai nanti malam, bahkan untuk Pekan Olahraga Desa akan dilaksanakan selama sepekan,” kata Camat Gunung Sindur Dace Hatomi.
Dace juga mengajak masyarakat Gunung Sindur dan masyarakat Bogor menjadikan peringatan Hari Sumpah Pemuda sebagai momentum meningkatkan kerja sama, kolaborasi, juga gotong royong antarlintas sektor.
“Mari jadikan Hari Sumpah Pemuda momentum untuk menjaga kebersamaan dan gotong royong di wilayah Gunung Sindur, terlebih saat pandemi semua kegiatan terhenti termasuk peringatan Sumpah Pemuda ini. Semoga ini awal yang baik untuk kemajuan masyarakat dan wilayah Kecamatan Gunung Sindur,” tambahnya.
Sementara Kades Curug Edi Mulyadi mengatakan, kegiatan hari ini selain memperingati Hari Sumpah Pemuda juga dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Desa yang ke-73. Ada pun rangkaian kegiatan adalah Pekan Olahraga Desa (Pordes) ke-21 yang dilaksanakan selama sepekan, Karnaval Budaya Nusantara di mana kontestannya diikuti para pengurus RW. Mereka bersolek untuk bisa menampilkan budaya Nusantara, juga budaya lokal.
“Pemerintah Desa Curug juga memfasilitasi para pelaku UMKM melalui kegiatan bazar UMKM, semoga kegiatan ini bisa mengangkat potensi desa serta meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Curug. Ini salah satu upaya Pemdes Curug untuk mengangkat kembali gairah para pelaku UMKM, juga bagian dari binaan Bumdes kurang lebih sekitar 60, di mana pelaku usaha tersebut merupakan warga desa Curug, yang berdagang dan berniaga, baik itu produk aksesoris, makanan dan lainnya,” ungkap Edi Mulyadi.
Ia juga juga berharap, bahwa dengan adanya acara ini akan terwujud satu paguyuban masyarakat yang saling mengikat dan menumbuhkan semangat gotong royong dan kerja sama. “Saya percaya kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar, dan Bumdes bisa memunculkan semangat baru, serta silaturahmi yang lebih erat. Juga paguyuban yang lebih kuat untuk Desa Curug yang lebih mandiri lagi,” pungkas Edi. (LAMBAS SITOMPUL)





