Menteri PPPA Pantau Pembagian Makanan Bergizi Gratis di Jakarta Timur, Lebih 12.000 Anak Kebagian

Menteri PPPA Arifah Fauzi ketika monitoring bantuan makanan bergizi gratis di Jaktim. (

JAKARTA (7/1/2025), AMUNISI.CO.ID — Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia, Arifah Fauzi didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsib DK Jakarta Marullah Matali memantau pemberian makanan bergizi gratis (MBG) di 3 lokasi Kelurahan Susukan, Selasa (7/1/2025).

Pada kegiatan itu hadir pula Plt Walikota Administrasi Jakarta Timur Iin Muthmainnah. Ada 3 lokasi pemberian makanan bergizi gratis di Kelurahan Susukan yaitu di PAUD Al Murzaqiyah, SDN Susukan 01 dan SDN Susukan 02.

Pada kesempatan itu Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi mengatakan hari kedua program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan pihaknya mengunjungi PAUD Al Marzuqiyah.

“Menurut saya di PAUD Al Marzuqiyah sudah bagus karena pasti sudah memenuhi standar. Dan anak-anak makan dengan bersemangat. Ada yang sayurnya langsung habis,” kata Menteri Arifah Fauzi.

Menurutnya program ini adalah program prioritas Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran, untuk mengatasi adanya persoalan gizi buruk di masyarakat kita.

“Maka pemerintah harus intervensi bagaimana agar gizi buruk ini tidak lagi dialami oleh anak-anak kita untuk menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.

Menurutnya sasaran program ini tahun 2025 lebih diprioritaskan pada anak-anak usia sekolah. Tahun berikutnya anak-anak sekolah dan balita, kemudian dilanjutkan untuk ibu hamil dan ibu menyusui.

“Mudah-mudahan program ini mendapat dukungan dari seluruh komponen masyarakat,” ujarnya.

Sebab yang paling penting dari program pemberian MBG ini adalah untuk memperkuat ekonomi di lingkungan daerah masing-masing. “Karena Bapak Presiden sudah menyampaikan tidak ada bahan yang diimport, semuanya harus barang lokal,” kara Bu Menteri.

Diharapkan kegiatan ini dapat menyelesaikan masalah gizi buruk di Indonesia secara tuntas.

Sementara itu Juru Bicara Kepresidenan Adita Irawati menjelaskan program makan bergizi gratis ini yang paling utama adalah bagaimana kecukupan gizi bisa terpenuhi. Tahap awal memang diprioritaskan untuk anak-anak tadi yang sudah disampaikan oleh Ibu Menteri yaitu untuk anak dari PAUD, balita TK, SD, SMP, dan SMA, serta para ibu hamil dan menyusui.

Mengenai kandungan gizi dan kalori yang disiapkan menurut Adita Irawati , itu adalah hasil analisis dan studi dari para ahli gizi.

Kalau untuk anak sendiri kandungan gizi sekali makan kira-kira 300-400 kilo kalori, sementara untuk ibu hamil lebih besar yaitu antara 600-700 kilo kalori sekali makan. Ini kira-kira 30% dari kebutuhan gizi sehari.

Mengenai menu sangat bervariasi, karena tergantung situasi dan kondisi dari daerah masing-masing.

“Mungkin di Jakarta ini nasi, beserta lauk pauk, protein dan lemaknya serat dan mineral itu mungkin sudah seperti yang kita lihat tadi. Bisa saja nanti di daerah lain akan ada variasinya juga,” ujarnya.

Seperti mungkin karbohidrat berasal dari makanan yang sehari-hari dikonsumsi, seperti sagu, jagung, kearifan lokal kita usung di situ.

Ketika ibu-ibu datang, itu sekaligus diberikan makan gratis. Ada juga di beberapa daerah didatangi ke rumahnya, tetapi mekanisme distribusinya bisa melalui posyandu, bisa langsung dikirimkan ke rumah.

Lebih 12.000 Siswa

Sementara Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Marullah Matali bersama Plt Walikota Administrasi Jakarta Timur mendampingi Menteri PPPA di SDN 01 dan SDN 02 Susukan, Kelurahan Susukan Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (7/1/2025).

Sekda Marullah Matali pada kesemparan itu mengatakan, pemberian makan bergizi gratis ini merupakan hari kedua di DKI Jakarta, dan total ada 12.054 siswa yang menerimanya.

Sebagaimana pantauan Sudin Komintik Jakarra Timur Selasa (7/1/2025) kemarun, Sekda Marullah meninjau tiga sekolah sekaligus yakni PAUD Al Murzaqiyah ada 33 siswa, SDN 01 Susukan sebanyak 374 siswa dan SDN 02 Susukan ada 381 siswa.

“Dari tiga sekolah ini total ada 795 siswa yang mendapatkan makanan bergizi gratis” katanya

Menurut Sekda Marullah, Pemprov DKI Jakarta mengapresiasi pemerintah pusat Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran yang telah menggulirkan program ini. Diharapkan semuamya berjalan dengan baik dan anak-anak semakin bertambah gizinya. Sehingga mereka dapat mencerna ilmu wawasan dan pengetahuan yang diberikan di sekolahnya masing-masing.

“Sehingga kelak mereka menjadi generasi yang lebih bagus lagi , lebih sehat lagi untuk menyongsong Indonesia emas 2045,” harapnya.

Sekda Marullah mengapresiasi Menteri Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, karens menu makanan lokal yang diberikan kepada para siswa.menghugah selera.

“Seperti tempe goreng, telur dadar, sayur, nasi dengan kualitas baik dan rasanya pulen. Sehingga siswa menyantapnya dengan lahap,” ujarnya. (PRI)

Total Views: 982

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *