JAKARTA (25/11/2024), AMUNISI.CO.ID.– Kebakaran besar terjadi di RT 005/RW 01 Kelurahan Rawabunga, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (24/11/2024) pagi. Kobaran api baru dapat dipadamkan tengah hari setelah belasan mobil damkar Sudin Gulkarmat Jaktim dikerahkan dengan puluhan personel. Sebanyak 68 rumah hangus dilalap api sehingga 249 jiwa dari 91 KK kehilangan tempat tinggalnya.
“Ada delapan orang korban luka-luka. Seorang terpaksa dibawa ke Rumah Sakit Carolus, dia Bu Ani. Seorang lagi Bu Tati dirawat di rumah. Lainnya luka-luka ringan,” kata kata Ny Lestari, Ketua RW 01 Rawabunga, Minggu (24/12/2024) sore ketika ditemui Amunisi.co.id di depan rumahnya yang dijadikan Posko.
Lestari mengatakan petugas PMI Jakarta Timur, Baznas Bazis DKI Jakarta, dan Sudin Sosial datang mendata dan memberikan bantuan. “Pak Camat Muchtar dan Lurah Angga juga telah meninjau kemari,” kata Bu Lestari.
Memang sekitar pukul 16.30 WIB bantuan dari PMI Kota Jakarta Timur datang di lokasi dengan mobil logistik. Kepala Humas PMI Kota Jakarta Timur Agus Bastian , Minggu (24/11/2024) menjelaskan bantuan tersebut empat macam berupa Family Kit 80 Paket, Tikar Lipat 91 Pcs, Pampers tiga dus dan Air Mineral @ 330 ml 15 dus. Personel PMI Jakarta Timur yang ditugaskan 5 orang yaitu Somad Rohmat, Suher, Joko Istanto, Aditya, dan Dimas.
Sesuai laporan Tim Distribusi Bantuan PMI Kota Jakarta Timur, Agus Bastian mengatakan Senin (25/11/2024) pihaknya mempersiapkan makan malam siap saji 300 boks untuk warga yang terkena musibah tersebut. Hingga Minggu sore kemarin banyak warga melihat-lihat puluhan rumah yang hangus. Di antaranya rumah yang hancur total, tetapi ada beberapa rumah yang bagian tingkatnya yang terbakar seperti rumah Bambang (42), dan ibunya, Hermin.
Bambang dan pamannya, Irawan (60) ketika ditemui di depan rumah yang sudah hilang tingkat atasnya itu mengatakan api mulai berkobar sekitar pukul 09.00 WIB. “Api dari arah belakang rumah sana merambat kemari menghanguskan semua barang-barang dan bangunan yang di atas,” kata Irawan yang dibenarkan Bambang. Pakaian pun yang tersisa hanya yang melekat di badan. Begitu juga seragam kerja adik perempuannya maupun seragam sekolah SD dan buku-buku dua kemenakannya hangus semua. (PRI)





