JAKARTA (20/2/2025), AMUNISI.CO.ID — Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Administrasi Jakarta Timur I’in Mutmainnah menegaskan melihat kondisinya sekarang gedung sekolah SD Negeri Klender 13 di Jalan Bulak Timur, Kelurahan Klender, Kecamatan Duren Sawit akan direnovasi total tahun 2026 mendatang. Sementara mengenai Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Klender, I’in Mutmainnah menegaskan perlunya usulan nonfisik.
Plt Walikota Jakarta Timur menegaskan hal itu Rabu (19/2/2025) ketika meninjau kondisi gedung SDN Klender 13 dan mengikuti sidang Musrenbang Kelurahan Klender. Hadir dalam kedua kesempatan tersebut Camat Duren Sawit Kelik Sutanto, Lurah Klender Tri Budianto.
Sementara I’in Mutmainnah didampingi Kepala Suku Badan (Kasuban) Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Jakarta Timur Tulus. Menurut I’in Mutmainnah, bangunan gedung sekolah itu memang sudah tua. “Dibangun pada tahun 1979,” ujar I’in. Karena itu nantinya akan dilakukan renovasi total, sebagai sarana pendidikan yang ramah dan berkualitas.
I’in juga akan mengusulkan kepada Dinas Pendidikan agar nantinya pembangunan dapat dilaksanakan pada tahun 2026 mendatang, mengingat gedung sekolah tersebut telah berumur 46 tahun. Usulan itu juga telah dijadikan prioritas oleh Anggota DPRD DKI Komisi A, Fuadi Luthfi.
“Harapan kita bersama kualitas bangunannya nanti harus bagus dengan fasilitas yang memadai,” harapnya. Dengan demikian dapat memberikan kenyamanan bagi para siswanya.
Ketika menghadiri sidang Musrenbang, Plt Walikota I’in Mutmainnah menegaskan penataan kawasan di lingkungan Kampung Kebon Singkong yang meliputi RW 01, 02, 03 dan RW 04 Kelurahan Klender memang perlu. Sebab wilayah tersebut berseberangan dengan Kelurahan Cipinang Muara, Kecamatan Jatinegara.
Urgensinya, kata I’in, sebagai perhatian untuk dijadikan lingkungan yang aman nyaman dengan mengedepankan dari usulan yang dimusyawarahkan seluruh warga melalui Suku Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) Kota Jakarta Timur. Yaitu dengan program Community Action Plan (CAP) dan Collaborative Implementation Program (CIP).
Hadir pula dalam Sidang Kelompok Musyarawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026 Kelurahan Klender, Anggota DPRD DKI Jakarta Komisi A Fuadi Luthfi. Usulan tersebut lanjut I’in Mutmainnah sebagai upaya mitigasi atau menghindari terjadinya tawuran warga.
Dalam Musrenbang itu terdapat 84 usulan warga hasil Rembuk RW di Kelurahan Klender yang didominasi pada usulan fisik. Namun diingatkan usulan non-fisik juga penting dan menjadi perhatian dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. “Infrastruktur memadai tidak akan sempurna jika tidak dibarengi dengan potensi keterampilan warganya,” kata I’in. Keterampilan telah disediakan guna mempersiapkan masyarakat Kota Jakarta menuju Kota Global.
Sementara itu Anggota DPRD DKI Jakarta Fuadi Luthfi mengakui bahwa terselenggaranya Musrenbang adalah bagian upaya mensejahterakan masyarakat. “Alhamdulillah, tadi kita putuskan bersama hasil dari Musrenbang ini semua usulan warga dapat terealisasikan,” kata Fuadi. Namun itu perlu dikawal sehingga harapan masyarakat dapat terwujud.
Menurut beberapa staf kelurahan, termasuk Kepala Seksi Kesra Kelurahan Klender Hening Wahyuni Kamis (20/2/2025), begitu sampai di kantor Kelurahan Klender, dan turun dari mobil, Pelaksana Tugas Walikota Jakarta Timur itu langsung bergegas berjalan kaki ke sekolah SD Negeri Klender 13 yang tidak begitu jauh dari Kantor Kelurahan. (PRI)





