Wali Kota Jakarta Timur Kunjungi Kelurahan Setu Temukan Balita Terindikasi Sunting

Walikota Jakarta Timur bersama anak anak yatim piatu, dhuafa dan lansia. (DOKUMEN PRI)

JAKARTA (17/11/2023), AMUNISI.CO.ID — Wali kota Administratif Jakarta Timur M Anwar bersama Sekretaris Kota Kuswanto dan Koordinator Baznas Bazis Jakarta Timur Eka Nafisah Jumat (17/11/2023) berkunjung ke Kelurahan Setu, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.

Lurah Setu Dwi Widiastuti bersama warganya menyambut Wali Kota Anwar di Masjid Baiturrahman, Komplek Kowilhan Setu. Hadir pula Camat Cipayung Panangaran Ritonga.

Bacaan Lainnya

Pada kesempatan tersebut Wali Kota Anwar memberikan santunan kepada anak anak yatim piatu dan keluarga dhuafa, memberikan kacamata baca kepada lansia dan bercengkerama dengan tokoh masyarakat setempat.

Ketika melihat seorang anak balita terindikasi stunting maka Wali Kota didampingi Kepala Bagian Kesra H Rohmad memberikan makanan tambahan kepada balita tersebut.

Pada kesempatan tersebut Wali Kota menandaskan perlunya memberikan perhatian kepada para anak yatim dan yatim piatu di wilayah Jakarta Timur, terutama pada masalah pendidikan mereka.

“Sekaligus kami bersilaturahmi bersama warga menanyakan permasalahan apa saja yang bisa kami bantu,” kata Pak Wali.

Dipesankan agar warga memberitahukan bila mengahadapi kesulitan menunggak uang sekolah dan lain lain. Pemko Jakarta Timur berkolaborasi dengan Baznas Bazis Jakarta Timur akan membantu. Pada kesempatan tersebut Ketua RT setempat mengajukan permohonan agar lahan fasilitas umum dan fasilitas sosial di tempat tersebut diberikan kelengkapan surat-suratnya.

Koordinator Baznas Bazis Jakarta Timur Eka Nafisah secara terpisah menambahkan pengumpulan zakat, infak dan sedekah (ZIS) di Kelurahan Setu sampai saat ini telah mencapai 133,3% dari target 2023 sebesar Rp33 juta.

Menurut catatan dalam dua pekan ini Wali Kota Jakarta Timur sudah dua kali berkunjung ke Kecamatan Cipayung. Jumat (3/11/2023) Pak Wali telah berkunjung ke Kelurahan Lubangbuaya menyaksikan deklarasi Kecamatan Cipayung bebas buang air besar sembarangan, dengan selesai membangun hampir 300 titik sanitasi total berbasis masyarakat atau STBM. (PRI)

Total Views: 691

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *