Kurban Terus Dilaksanakan hingga Hari Tasyrik ke-2, Ribuan Kantong Daging Disiapkan untuk Mustahik
Pemotongan Kurban Masih Berlangsung hingga Ahad di Jakarta Timur
JAKARTA (9/6/2025), AMUNISI.CO.ID — Perayaan Iduladha 1446 H di Jakarta Timur masih berlangsung semarak hingga Hari Tasyrik ke-2, Ahad (8/6/2025). Sejumlah lokasi masih melaksanakan pemotongan hewan kurban, dengan ribuan kantong daging siap disalurkan kepada masyarakat.
Salah satu momen penting terjadi di halaman Kantor Wali Kota Jakarta Timur, di mana Wali Kota Munjirin memotong secara simbolis 11 sapi dan 7 kambing. Hewan-hewan kurban tersebut merupakan sumbangan dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Jakarta Timur dan sejumlah perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
“Secara simbolik tadi Pak Wali menyerahkan seekor sapi kepada Juleha,” ujar Kepala Bagian Kesra Jakarta Timur, H. Rohmad. Juleha merupakan singkatan dari Juru Sembelih Halal, sebuah tim penyembelih profesional yang diketuai Fitrah Alfian dan beranggotakan lebih dari 40 orang.
Penyaluran Daging Dikebut, Target 1.000 Kantong Lebih
Kegiatan pemotongan hewan kurban di Kantor Wali Kota dipantau langsung oleh Kepala Subkelompok PMKS Bagian Kesra Jakarta Timur, Beni. Ia menjelaskan bahwa ratusan pekerja dikerahkan untuk menyelesaikan proses pemotongan dan pengepakan daging.
“Kami harapkan daging kurban ini bisa menjadi 1.000 kantong lebih,” kata Beni. Ia menambahkan bahwa sebelum waktu Ashar, daging akan didistribusikan kepada para mustahik yang telah terdata.
Untuk warga di sekitar kantor wali kota, khususnya Pulogebang, panitia telah menyerahkan empat ekor kambing pada Sabtu (7/6), yang kemudian disembelih dan dibagikan oleh warga sendiri.
Baznas Bazis Ikut Berkontribusi, UPZ Belum Rampung Laporan
Koordinator Baznas Bazis Jakarta Timur, Eka Napisah, mengonfirmasi bahwa satu dari 11 ekor sapi yang dipotong di kantor wali kota merupakan sumbangan dari Baznas. Meski demikian, ia mengaku laporan terkait pendistribusian kupon sedekah daging masih dalam proses dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ).
Saat ini, Jakarta Timur memiliki 238 UPZ, terdiri dari 221 UPZ Masjid dan 17 UPZ Yayasan Sosial.
RW 09 Penggilingan Catat Jumlah Kurban Tertinggi
Di tingkat wilayah, RW 09 Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung mencatat pemotongan hewan kurban terbanyak se-Jakarta Timur. Ketua RW H. Koiman menyebutkan bahwa tiga masjid di wilayah tersebut telah memotong total 23 sapi dan 29 kambing.
Rincian pemotongan tersebut meliputi:
-
Masjid Al Istiqomah: 9 sapi dan 18 kambing
-
Masjid Ar Rahmah: 8 sapi dan 7 kambing
-
Masjid Al Muhajirin: 5 sapi
“Seekor sapi dari warga RW 09, sedangkan empat kambing lainnya dari PT Astra dan Polsek Cakung,” ujar Koiman.
Distribusi daging dilakukan kepada seluruh pengurus RW, ketua RT, petugas kebersihan, dan keamanan. Sementara itu, kulit sapi dihibahkan ke yayasan sosial, dan kepala serta kaki sapi ditawarkan kepada para panitia.
Masjid dan RW Lain Juga Ramai Potong Kurban
Di RW 03 Malaka Jaya, panitia kurban pada Sabtu (7/6) memotong 18 sapi dan 21 kambing. Daging kurban ini dibagikan kepada lebih dari 1.200 mustahik, termasuk petugas kebersihan, keamanan, serta para relawan.
“Semua kulit kami hibahkan ke yayasan. Kepala dan kaki kami tawarkan ke panitia,” jelas Ketua Panitia, Dedy Satria.
Sementara itu, Masjid Asy-Syaakiriin di RW 08 Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, pada Sabtu dan Ahad memotong total 18 sapi dan 81 kambing. Proses penyembelihan selesai sekitar pukul 14.00 WIB, dengan pengawasan dari Satpel KPKP Kecamatan.
Pemotongan Kurban di Hari Jumat Masih Ada, Meski Sedikit
Lurah Palmeriam, H. Wawan Setiawan, mencatat sebagian kecil pemotongan hewan kurban berlangsung pada Jumat (6/6), usai salat Iduladha. Beberapa lokasi yang tercatat mengadakan pemotongan kurban pada hari tersebut di antaranya RW 09 Penggilingan, Cakung, dan Balai Rakyat Utan Kayu Utara, Matraman.
Salah satu warga Utan Kayu, Bayu, menyebut Universitas Islam Jakarta turut memotong hewan kurban pada hari Jumat itu. (PRI)





