Pemkot dan Baznas Jakarta Timur Sosialisasikan Kurban 2025, Targetkan Pengumpulan Dana hingga Rp15 Miliar

Wakil Walikota Jakarta Timur Kusmanto (DOK. PRI)

Sosialisasi diikuti 238 Unit Pengumpul Zakat se-Jakarta Timur; kurban terbaik akan mendapat penghargaan dari Baznas Bazis

Sosialisasi Kurban Libatkan 238 UPZ di Jakarta Timur

JAKARTA (3/6/2025), AMUNISI.CO.ID — Menjelang Hari Raya Idul Adha 2025, Pemerintah Kota Jakarta Timur bekerja sama dengan Baznas (Bazis) DKI Jakarta dan Dewan Masjid Indonesia menggelar sosialisasi penghimpunan hewan kurban melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Serbaguna Blok C Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Senin (2/6/2025), dan diikuti oleh 238 UPZ yang berasal dari berbagai masjid serta lembaga di Jakarta Timur.

Acara dibuka oleh Wakil Wali Kota Jakarta Timur, Kusmanto, dan turut dihadiri oleh Kepala Bagian Kesra Jakarta Timur Rohmad. Sejumlah narasumber hadir untuk memberikan materi, antara lain KH Nur Alam Bachtir, Pimpinan Baznas (Bazis) DKI Jakarta, dan Plt Kepala Bidang Pengumpulan Baznas (Bazis) DKI Jakarta, Ahmad Aminudin.

Bacaan Lainnya

Dorong Optimalisasi ZIS dan Kurban di Jakarta Timur

Dalam sambutannya, Kusmanto menekankan pentingnya optimalisasi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), termasuk hewan kurban yang akan disalurkan kepada warga membutuhkan. Ia menyebutkan bahwa kegiatan kurban oleh UPZ tahun ini akan dilombakan, dan tiga UPZ dengan hasil terbaik akan menerima penghargaan dari Baznas Bazis Jakarta Timur usai Idul Adha.

“Ini menjadi motivasi agar UPZ dapat berlomba dalam kebaikan dan membantu masyarakat secara lebih luas,” ujarnya.

Kusmanto juga mengungkapkan capaian tahun lalu, di mana Pemkot Jakarta Timur berhasil menghimpun 54 ekor sapi dan 53 ekor kambing yang disalurkan ke berbagai masjid, musholla, dan yayasan. Ke depan, ia menyampaikan rencana pembentukan UPZ di tingkat RW, sebagai langkah strategis memperluas cakupan penghimpunan ZIS.

Baznas Bazis Jakarta Timur Targetkan Rp15 Miliar

Koordinator Baznas Bazis Jakarta Timur, Eka Napisah, menjelaskan bahwa sosialisasi ini mendesak karena pelaksanaan Idul Adha sudah tinggal beberapa hari lagi. Berdasarkan surat undangan Sekko Jakarta Timur, sosialisasi awalnya ditujukan untuk 221 masjid yang telah memiliki UPZ dari 10 kecamatan, dan diperluas menjadi 238 peserta dengan tambahan UPZ dari yayasan dan lembaga.

Ia menyampaikan bahwa tahun 2024 Baznas Bazis Jakarta Timur berhasil menghimpun dana sekitar Rp6 miliar. Namun, capaian tersebut masih di bawah target ideal yang sebesar Rp8 miliar akibat kendala verifikasi administrasi. “Kami optimistis tahun ini bisa mencapai Rp10 hingga Rp15 miliar,” ungkapnya.

Alternatif Sedekah Kurban untuk yang Tidak Mampu

Pimpinan Baznas (Bazis) DKI Jakarta KH Nur Alam Bachtir, dalam paparannya, menyampaikan bahwa berbuat kebaikan tidak selalu harus mahal. Bagi warga yang tidak mampu menyumbang hewan kurban, mereka tetap bisa bersedekah dalam bentuk daging. Ia mengajak seluruh UPZ untuk memperluas pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam berkurban.

Sementara itu, Ahmad Aminudin dalam sesi bertajuk “Kurban Berkah Baznas, Cahaya bagi Madohi (Pekurban) dan Mustahik” menjelaskan bahwa Baznas akan memulai program sedekah daging kurban pada tanggal 6–9 Juni 2025. Program ini dilakukan melalui kupon senilai Rp5.000, Rp10.000, dan Rp50.000, yang hasilnya akan digunakan untuk membeli dan memproses daging kurban dalam bentuk kaleng, kemudian didistribusikan kepada para mustahik.

Penghimpunan Kurban Jadi Pilar Solidaritas Sosial

Sosialisasi ini bukan hanya tentang pengumpulan hewan kurban, tetapi juga penguatan peran UPZ dalam membangun solidaritas sosial di tengah masyarakat. Dengan melibatkan UPZ secara langsung dan memberikan insentif berupa penghargaan, diharapkan perayaan Idul Adha 2025 menjadi momentum yang lebih bermakna dalam membantu warga kurang mampu. (PRI)

Total Views: 558

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *