Bantuan pendidikan ini memungkinkan siswa melanjutkan sekolah dan menebus ijazah untuk masa depan yang lebih baik.
Baznas Bazis Jakarta Timur Selamatkan Masa Depan Siswa Tak Mampu
JAKARTA (30/5/2025), AMUNISI.CO.ID — Hingga Mei 2025, Baznas Bazis Jakarta Timur telah menyalurkan bantuan pendidikan kepada 111 siswa kurang mampu dengan total dana mencapai Rp 406,5 juta. Dana ini digunakan untuk melunasi tunggakan uang sekolah yang sebelumnya menjadi kendala bagi para siswa untuk melanjutkan pendidikan atau menebus ijazah.
Program ini menjadi penyelamat bagi banyak siswa, terutama di jenjang SMK dan SMA, termasuk siswa dari SMK Budi Murni 1, Duren Sawit. Bantuan tersebut diberikan setelah adanya permohonan dari orang tua atau wali siswa, yang diajukan dengan surat pengantar resmi dari Satlak Pendidikan Kecamatan tempat siswa bersekolah.
“Memang ada beberapa siswa SMP yang kami bantu. Tetapi pada umumnya mereka dari SMK atau SMA,” ungkap Eka Napisah S.Ag, Koordinator Baznas Bazis Jakarta Timur, saat diwawancara Amunisi.co.id pada Jumat (30/5/2025).
Prosedur Pengajuan Bantuan: Harus Ada Surat Pengantar Resmi
Menurut Eka, setiap pengajuan bantuan harus disertai dokumen pendukung. Surat permohonan ditujukan ke Baznas Bazis Jakarta Timur dan wajib dilampiri surat pengantar dari Satlak Pendidikan Kecamatan.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan menyentuh keluarga yang benar-benar membutuhkan. Proses verifikasi ini penting agar program berjalan secara akuntabel dan transparan.
Wakil Wali Kota Dorong Partisipasi Masyarakat Lewat ZIS
Mendukung semangat gotong royong dalam pendidikan, Wakil Wali Kota Jakarta Timur, Kusmanto, turut mengajak warga untuk menggalang dana ZIS (zakat, infak, dan sedekah) guna membantu siswa yang membutuhkan.
Ajakan tersebut disampaikan Kusmanto pada Senin (26/5/2025), saat penyerahan hasil program bedah rumah duafa di RW 06, Kelurahan Rawa Terate, Kecamatan Cakung.
“ZIS tidak hanya untuk membantu bedah rumah duafa, tetapi juga sangat penting untuk mendorong akses pendidikan bagi masyarakat yang kurang mampu,” tegas Kusmanto.
Harapan untuk Pendidikan yang Inklusif dan Berkelanjutan
Program bantuan pendidikan yang dijalankan Baznas Bazis Jakarta Timur diharapkan dapat menjadi contoh gerakan sosial yang berkelanjutan, mendorong peran aktif masyarakat dalam membantu sesama, khususnya dalam hal akses pendidikan.
Keberhasilan pelunasan tunggakan uang sekolah bagi 111 siswa ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antar-lembaga dan partisipasi masyarakat melalui ZIS bisa membawa dampak besar dalam kehidupan anak-anak bangsa. (PRI)





