Sejarah Panjang Kopi Es Tak Kie dengan Resep Sederhana tapi Sukses

Kopi Es Tak Kie di kawasan Glodok Jakarta (DOKUMEN CNA/KIKI SIREGAR)

Kopi Es Tak Kie tidak banyak berubah sejak berdiri tahun 1927. Terselip di gang kecil dan gelap di daerah Glodok Jakarta, terdapat permata tersembunyi yang dapat dengan mudah diabaikan oleh siapa saja yang lewat. Ini karena struktur kumuhnya yang disembunyikan banyak kios kayu di sekitarnya.

Meskipun tampilannya tidak menarik, Kopi Es Tak Kie memiliki sejarah panjang dan resep sederhana untuk sukses, dan ini menjelaskan mengapa kedai kopi terus menarik puluhan pelanggan setia setiap hari.

Karena banyak gambar di dinding kedai kopi dapat bersaksi, toko itu termasuk di antara banyak pelanggannya individu dan politisi terkenal termasuk Presiden Joko Widodo dan Gubernur Jakarta Anies Baswedan.

Selama hampir satu abad Kopi Es Tak Kie telah menyaksikan bagaimana ibu kota Indonesia berevolusi. Tetapi bagi kedai kopi itu sendiri, satu hal yang selalu tetap sama sejak memulai bisnis, yakni campuran kopi gaya lamanya.

“Saya tidak tahu apa yang membuat orang datang. Mungkin kopinya cocok untuk mereka, jadi mereka terus berdatangan,” kata Latif Yulus yang berusia 71 tahun, yang mengelola toko bersama tiga saudara kandungnya, yang dikutip dari CNA, Jumat (3/6/2022).

Pemilik generasi ketiga itu mengatakan toko itu membuat minumannya dari kopi bubuk, dan tidak ada rasa tambahan lainnya, tidak seperti sajian kopi yang lain. (CNA)

 

Total Views: 736

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *