JAKARTA (19/6/2025), AMUNISI.CO.ID — Anggota DPRD DKI Jakarta H Syahroni SE, dan Plt Camat Cakung Syafrudin Chandra sepakat bahwa perlu disegerakan pembangunan jalan tembus dari Kelurahan Penggilingan ke Kelurahan Jatinegara di Kecamatan Cakung dan pembukaan makam baru di Kelurahan Rawa Terate serta penataan destinasi wisata budaya dan sejarah Batu Penggilingan di Jl Kali Buaran RW 07 Kelurahan Penggilingan.
Demikian hasil Rapat Koordinasi antara Plt Camat Cakung Syafrudin Chandra dengan unsur terkait seperti Sudin Perhubungan dan Bina Marga bersama Anggota DPRD DKI Jakarta H Syahroni, SE yang berlangsung di Grand Palm Hall, Jl Kali Buaran, RT 17/RW 07 Penggilingan, Jakarta Timur, Selasa (17/6/2025). Hadir pula Lurah Penggilingan Wawan Gunawan dan Lurah Rawa Terate Jainuddin.
” Pokok bahasannya di antaranya pengadaan tanah makam untuk warga Kecamatan Cakung di Rawa Terate, rute bus Transjakarta yang terhenti dan jalan tembus dari Kelurahan Penggilingan ke Kelurahan Jatinegara yang sudah puluhan tahun didambakan warga,” kata Plt Camat Cakung Syafrudin Chandra kepada wartawan Amunisi.co.id. usai rakor tersebut.
“Pada prinsipnya Kecamatan Cakung siap mendukung rencana tersebut. Sebab semua itu untuk kepentingan masyarakat,” ungkap Chandra sambil mengakui H Syahroni banyak gagasan yang diusulkan dan dilaksanakan di Penggilingan yang bermanfaat bagi warganya.
Mengenai jalan tembus dari Kelurahan Penggilingan ke Kelurahan Jatinegara menurut Plt Camat S Chandra, itu sudah lama didambakan warga kedua kelurahan tersebut. Lokasinya sudah diproyeksikan berupa jembatan melintas di atas Kali Buaran antara Perkampungan Industri Kecil (PIK) Penggilingan dan Perumahan Jatinegara Indah.di Kelurahan Jatinegara.
“Jadi tidak ada pembebasan tanah lagi. Kalau itu terwujud sangat menguntuhgkan masyarakat baik masyarakat kecil maupun menengah ke atas,” kata Chandra yang dibenarkan Syahroni selaku anggota DPRD DKI Jakarta maupun tokoh masyarakat Penggilingan.
Sebab selama ini warga harus berputar cukup jauh kalau harus pergi dari kelurahan Penggilingan ke Kelurahan Jatinegara atau seballiknya.
Selain itu keberadaan angkutan umum MiniTransJakarta yang selama ini melayani rute dari Terminal Pulogebang melalui PIK sampai Rusun Pulojahe dikeluhkan warga. Sebab sejak 11 Juni yl angkutan itu berhenti beroperasi. Padahal TransJakara tersebut dibutuhkan warga Penggilingan terutama Warga RW 07.
“Ternyata setelah ditinjau rutenya ada jalan yang rusak parah.hingga menyebabkan bus TransJakarta terjeblos. Makanya operasinal TransJakarta itu sementara dihentikan sampai jalannya diperbaiki,” imbuh Chandra.
Pelaksana Tugas Camat Cakung ini mengharapkan agar semuanta segera diatasi. “Kalau.kami camat dan lurah jalurnya melalui Musrenbang. Tetapi itu waktunya sudah lewat.
Kalau Pak Syahroni sebagai anggofa Dewan punya jalur koordinasi tersendiri,” ucap Chandra.
Namun pihaknya sepakat rencana yang bermanfaat untuk kesejahteraan warganya tetap dilanjutkan sampai berhasil.
Sementara itu Anggota DPRD DKI Jakarta Syahroni SE, mengharapkan agar masalah tanah pemakaman untuk 7 kelurahan se Kecamatan Cakung cepat diatasi.
Sebab selama ini hanya tersedia di 2 lokasi Taman Pemakaman Umum (TPU) untuk.warga Kecamatan Cakung yaitu TPU Penggilingan dsn TPU Cakung Barat.
“Itupun sudah penuh,” tambah Bang Roni, panggilan akrab anggota Dewan ini.
Akibatnya kalau ada warga yang meninggal dunia dapat pemakamannys cukup jauh.
“Pemakaman keluarga juga ada. Tetapi kalau mau memakamkan di situ harus berbayar antara Rp 3 juta sampai Rp 7 juta. Di sini pemerintah harus hadir,” imbuh Syahroni.
Di Rawa Terate tersedia lahan pemakaman yang sudah disepakati. Diharapkan bulan Juli nanti dapat dibuka bagi warga di 3 kelurahan terdekat yaitu Rawa Terate, Jatinegara dan Penggilingan.
“Lahan tersebut luasnya sekitar 1,2 Ha, dan mampu menampung 900 an makam,” kata H Syahroni.
Lurah Rawa Terate Jainuddin ketika dihubungi Amunisi.co.id Kamis (19/6/2025) membenarkan hal itu.
“Ya luas lahannya kurang lebih satu hektar. Adanya di RW 04 Kelurahan Rawa Terate,” kata Jainuddin yang saat ini juga merangkap Plt Lurah Jatinegara.
Mengenai rute angkutan MiniTransJakarta Syahroni mengharapkan akses jalannya yang selama ini rusak agar secepatnya diperbaiki.
Perumda Sarana Jaya dan Dinas Bina Marga dapat bekerjasama.
Berbicara rencana wisata air Kali.Buaran, Syahroni mengakui perlu dibangun bendung di hilir yang bisa buka tutup.
Diharapkan dengan wisata air, maka Kali Buaran akan terawat bersih sepanjang 1,2 km dari hulunya di RT 010/07 sampai hilirnya di RT 017/07 Penggilingan yang melewati 5 RT.
Sekaligus wisata budaya Batu Penggilingan di RW 07 ini akan berkembang pula. Sebab pemerintah sudah membangun halte bus dan trotoar di Jl Kali Buaran (PRI).





