JAKARTA (1/6/2023), AMUNISI.CO.ID — Keberadaan Forum Komunikasi Ulama -Umaro (FK Ulum) di Jakarta Timur diharapkan mampu meningkatkan harmonisasi dalam keragaman masyarakat dengan kepedulian kepada anak yatim dan kaum dhuafa. Hal itu dikatakan Ketua Forum Komunikasi Lembaga Masyarakat Kelurahan se-Kecamatan Cakung, H Adriansyah Putra Nasution, di kantornya, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, Rabu (31/5/2023).
Pernyataan Adriansyah tersebut sehubungan Halal Bihalal Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jakarta Timur dan FK Ulum Kecamatan Cakung di Masjid Al Ikhlas di Kawasan Perkampungan Industri Kecil (PIK) Penggilingan, Cakung, Jaktim, Minggu (28/5/2023).
Menghadapi tahun 2024 dengan banyaknya perbedaan pilihan politik harmonisasi dalam keberagaman memang perlu ditingkatkan.
“Di sini FK Ulum tentunya bisa menjadi penggerak masyarakat untuk melakukannya,” kata Adriansyah.
Menurutnya, dalam halal bihalal DMI Kota Jakarta Timur itu Walikota Administrasi Jakarta Timur M Anwar juga mengharapkan agar para ulama dalam kepengurusan FK Ulum Kecamatan Cakung dapat berperan penting dalam menjaga persatuan dan kesatuan di lingkungan warga.
“Penting artinya ulama dalam menjaga situasi kondusif di lingkungan warga, semoga keberadaan FK Ulum dapat bermanfaat besar bagi kemaslahatan seluruh umat,” kata Walikota Anwar.
Hadir pada kesempatan itu Ketua FK Ulum Kecamatan Cakung H Zainal Arifin Ghufron, Camat Cakung Fajar Eko Satriyo bersama Muspika Cakung, para Pimpinan Ormas Islam Kecamatan Cakung di antaranya Ketua MWCNU dan Plt Lurah Penggilingan Hj Priyati.
Silaturahim dan Halal Bihalal tersebut ditandai dengan pemberian santunan kepada 170 anak yatim dan yatim piatu oleh 3 lembaga.
Yaitu dari Baznas Bazis Jakarta Timur untuk 100 anak dari FK Ulum untuk 40 anak dan dari Ketua FK LMK se Kecamatan Cakung H Adriansyah Nasution untuk 30 anak yatim/yatim piatu. Tiap anak mendapat Rp200.000,-
Koordinator Baznas Bazis Jakarta Timur Eka Nafisah S.Ag, Kamis (1/6/2023) membenarkan pihaknya berpartisipasi memberikan santunan kepada para anak yatim di Kecamatan Cakung. “Seperti yang yang lain, kami berikan Rp20 juta untuk 100 anak yatim,” kata Eka. (PRI).





