BOGOR (14/10/2023), AMUNISI.CO.ID — Puncak acara Maulid Akbar dan Tausiyah Kebangsaan di Lapangan Tegar Beriman, Cibinong, Sabtu (14/10/2023) dibuka langsung oleh Bupati Bogor Iwan Setiawan. Pembukaan diikuti tausiyah oleh Habib Muhammad Luthfi bin Yahya.
Iwan Setiawan, sebagai orang nomor satu di Kabupaten Bogor mengungkapkan, dirinya sangat senang mendengar tausiyah Habib Muhammad Luthfi bin Yahya, yang juga anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).
“Tausiyah kebangsaan ini memberikan kesejukan di Bumi Tegar Beriman, terlebih pada tahun 2024 mendatang kita akan menghadapi pesta demokrasi. Habib Muhammad Luthfi bin Yahya mengingatkan kita semua untuk tetap mengedepankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di atas kepentingan apapun,” kata Iwan Setiawan.
Juga disampaikan, Habib Luthfi berpesan agar saat melaksanakan kegiatan apa pun harus mengibarkan bendera merah putih. Beliau betul-betul memberikan wawasan kebangsaan yang benar-benar menyerap di hati semuanya. “Semoga tausiyah yang disampaikan bisa mendorong terwujudnya visi Kabupaten Bogor yakni menjadikan Kabupaten Bogor Termaju, Nyaman, dan Berkeadaban,” tambah Iwan.
Sebagai Bupati, Iwan menyampaikan rasa bangganya atas kegiatan Maulid Akbar dan Tausiyah Kebangsaan, dan sukses dilaksanakan di Kabupaten Bogor. Ia memberikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak yang terlibat, yang telah menyelenggarakan kegiatan Maulid Akbar dan Tausiyah Kebangsaan ini.
“Alhamdulillah, ini suatu kebanggan bagi saya sebagai kepala daerah. Terima kasih, atas wasilah Habib Muhammad Luthfi bin Yahya. Kami bisa mengadakan kegiatan Maulid Akbar bersama jajaran Forkopimda, para kiai, tokoh masyarakat, serta masyarakat dari Kota dan Kabupaten Bogor,” ungkap Iwan Setiawan.
Dalam tausiyah kebangsaan Habib Muhammad Luthfi bin Yahya, dirinya mengajak seluruh umat untuk lebih mencintai Rasulullah Muhammad Shalallaahu Alaihi Wassalaam dan lebih mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), karena acara peringatan Maulid Akbar ini melahirkan rasa syukur kita kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan baginda nabi Rasulullah Muhammad Shalallaahu Alaihi Wassalaam.
“Kita menjadi orang yang bertauhid kepada Allah, bisa memahami Al-Quran, bisa membedakan mana yang terpuji dan mana yang tercela, kita bisa taat kepada ulama dan pemimpin kita, bisa mencintai Tanah Air, karena kita mencontoh dan meniru Nabi Muhammad Shalallaahu Alaihi Wassalaam,” Kata Habib Muhammad Luthfi bin Yahya.
Habib Muhammad Luthfi bin Yahya, juga mengajak kita untuk lebih mencintai Tanah Air Indonesia, di mana pada rangkaian Maulid Akbar ini juga ada Kirab Bendera Merah Putih, ini mengingatkan kita untuk membangkitkan kembali rasa syukur kita atas kemerdekaan bangsa Indonesia.
“Sebab kemerdekaan bangsa kita diperjuangkan dengan dengan darah para pahlawan, kemerdekaan yang kita raih bukan hadiah. Sebagai anak bangsa kita harus terus menegakkan merah putih demi mempertahankan NKRI. Karena di dalam bendera merah putih ada kehormatan bangsa, ada jati diri bangsa, dan ada harga diri bangsa,” ungkap Habib Muhammad Luthfi bin Yahya. (LAMBAS SITOMPUL)





