10 Kelurahan di Jakarta Timur Dilakukan Ground Breaking Pembangunan STBM, Klender Selesaikan 148 Titik

Gubernur Pramono dipersilahkan Walikota Jakarta Timur Munjirin meletakkan batu pertama. (Foto: Adit)

JAKARTA (31/7/2025), AMUNISI.CO.ID.–.. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Walikota Administrasi Jakarta Timur Munjirin melakukan ground breaking atau peletaksn batu pertama pembangunan STBM dan septic tank komunal bio gas di Rusunami Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Senin (28/5/2025).

Kadis Dukcapil DKI Jakarta, personil Baznas Bazis Jakarta dan Walikota Jakarra Timur. (Foto: Adit)

Kegiatan tersebut dilakukan secara daring atau on line yang diikuti 10 kelurahan yang meliputi Kelurahan Bidara Cina, Rawa Bunga, Rambutan, Pekayon, Pinang Ranti, Cipinang Melayu, Kayu Manis, Penggilingan, Cipinang dan Kelurahan Klender

Ternyata dari semua itu Kelurahan Klender telah selesai membangun semua septictank STBM (sanutasi terpadu berbasis masyarakat) yang telah diprogramkannya.

Wakil Walikota Jakarta Timur bersama Camat Duren Sawit dan Lurah Klender Tri Budiyanto.(Foto : Ajid/Kominfotik)

“Kami telah menyelesaikan semuanya 148 titik yang tersebar di 18 RW. Bapak Wakil Walikota Kusmanto yang meresmikannya,” kata Lurah Klender Tri Budiyanto kepada Amunisi.co.id, Rabu (30/7/2025).

Kepala Seksi Kesra Kelurahan Klender Hening Wahyuni menambahkan berbagai pihak berpartisipasi di antaranya PMI dan Baznas Bazis Jakarta Timur.

Sementara itu Kepala Baznas Bazis Wilayah Jakarta Timur Eka Napisah S.Ag, atas pertanyaan Amunisi.co.id, mengatakan rencana pembangunan STBM (Sanitasi Terpadu Berbasis Masyarakat) di RW 01 Kelurahan Rambutan, Kecamatan Ciracas, untuk 43 KK

Direncanakan pembangunannya dikaitkan dengan penggunaan bio gas. ” Sekarang sudah ada proposalnya Pak. Angka terakhir di Rp 242.368.500,- ” kata Eka.

Untuk Kelurahan Penggilingan dalam pembangunan STBM tersebut Baznas Bazis Jakarta Timur membantu dana Rp 5 juta, sama dengan yang dianggarkan untuk Kelurahan Rawa Bunga di RW 01. “InsyaAllah untuk Kelurahan Penggilingan Rp 5 juta, Pak,” kata Eka.

Sedangkan untuk Kelurahan Cipinang Melayu Lurahnya Arroyantoro, Selasa (29/7/2025) mengatakan, untuk kegiatan STBM di wilayahnya meliputi jumlah 17 titik di 2 RW.

“Jumlah itu terdiri dari bangunan septic tank di RT 13 /RW 03 sebanyak 15 titik dan di RT 02/ RW 04 ada 2 titik,” kata Lurah Arroyantoro.

Anggaran dari CSR dengan estimasi untuk 1 titik Rp 1,9 juta. “CSR nya sementara ini dari Trans Jakarta,” tambah Pak Lurah.

Pada saat peletakan batu pertama di halaman Rusunami Bidara Cina, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, buang air besar sembarangan (BABS) masih menjadi persoalan di Jakarta. Karenanya saat ini Pemerintah DKI Jakarta melalui Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur secara serius telah mengatasi permasalahan tersebut.

” Dengan kegiatan ini nantinya septic tank komunal itu diintegrasikan dengan teknologi biogas yang dapat dimanfaatkan masyarakat menjadi kebutuhan rumah tangga,” ucapnya.

Karena itu atas partisipasi CSR (Corporate Social Responbility) siapapun yang terlibat, Gubernur Pramono mengucapkan terima kasih.

Sebab ini betul-betul menyangkut kebutuhan sehari-sehari, yang mendasar yang menyangkut kebutuhan orang dan diharapkan dapar mengubah perilaku masyarakat untuk tidak lagi buang air besar sembarangan . Dengan demikian mereka lebih tertib, sehat dan bersih.

Walikota Jakarta Timur Munjirin menjelaskan, pembangunan septic tank komunal berlangsung secara serentak di 10 kelurahan.

Dari 10 titik pembangunan septic tank komunal tersebut mencakup 921 KK atau 2.936 jiwa yang akan memanfaatkannya.(PRI)

Total Views: 688

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *