Wali Kota Jakarta Timur Giat Cegah Stunting, di Cipinang Melayu Suapi Balita

Wali Kota Jakarta Timur M Anwar (DOKUMEN SUPRIHARJO)

JAKARTA (28/2/2024), AMUNISI.CO.ID – Wali Kota Jakarta Timur M Anwar tetap konsisten giat melakukan pencegahan stunting pada kunjungannya ke kelurahan setiap hari Jumat. Bahkan ketika melakukan safari silaturahmi ke RW 09 Cipinang Melayu, untuk mengetahui kondisi warganya, Pak Wali menyuapkan sendiri pemberian makanan tambahan (PMT) kepada dua anak balita yang diajak ibunya hadir di Musola Baitun Nur Cipinang Melayu.

“Pada kesempatan itu Pak Wali juga memberikan santunan kepada 40 anak yatim dan yatim piatu. Hadir juga Camat Makassar Pak Kamal Alatas dan Lurah Cipinang Melayu Pak Arroyantoro,” kata Koordinator Baznas Bazis Jakarta Timur Eka Nafisah di kantornya, Rabu (28/2/2024).

Bacaan Lainnya

Dikatakannya, setiap Jumat Keliling (Jumling), Baznas Bazis Jakarta Timur memberikan dukungan terhadap Wali Kota dalam membantu warganya yang membutuhkan uluran tangan. Menurut Wali Kota kehadirannya di RW 09 Cipinang Melayu tersebut dimaksudkan juga untuk mendengarkan berbagai keluhan warga. Termasuk untuk mengetahui kebutuhan warga jamaah musola.

“Sehingga seluruh warga di sini dapat semakin khusyuk beribadah dan mencintai masjid atau musolanya, dari balita hingga lansia,” tambah Wali Kota Anwar. Diingatkan pula agar warga tetap kompak dan rukun sebagaimana sebelum pemilu.

“Guyub rukun menjadi kunci utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Wali Kota Anwar yang sebelumnya bersama Pejabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono meresmikan Taman Interaksi Cipinang Melayu di RW 09 tersebut. Hadir pula Ketua RW 09 Kelurahan Cipinang Melayu Sunarjo.

Lurah Cipinang Melayu Arroyantoro mengakui kehadiran Wali Kota Anwar di Kelurahan Cipinang Melayu di samping merupakan kegiatan rutin Jumat Keliling, juga mendampingi Pejabat Gubernur Heru Budi Hartono meresmikan Taman Interaktif Jaticimel di RW 09.

“Taman tersebut luasnya kurang lebih ada 5.000 meter persegi. Sejak diresmikan, hari Sabtu sampai hari ini sudah digunakan warga untuk berinteraksi dan berolahraga,” ujar Lurah Arroyantoro.

Namun mengenai pencegahan stunting dan kaitannya dengan buang air besar sembarangan, Arroy menandaskan di Kelurahan Cipinang Melayu kini sudah tak ada lagi WC helikopter yang dahulunya mungkin terlihat di pinggir kali atau saluran air.

Diakuinya, ada beberapa warga yang belum punya sepitiktank, karena masih proses dibuat secara mandiri. “Untuk tenaga, apabila dibutuhkan kami siap membantu,” tandas Pak Lurah menawarkan bantuan demi kesehatan lingkungan wilayah dan warganya. (PRI)

Total Views: 597

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *