JAKARTA, AMUNISI.CO.ID – Taman Pemakaman Umum (TPU) Rawa Terate di RW 04 Kelurahan Rawa Terate, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur yang baru dibuka 1 Agustus 2025 yl, hingga Januari 2026 ini sudah terisi 300 an jenazah. Jumlah itu merupakan 1/6 dari kapasitas TPU tersebut sebanyak 1.800.petak makam.
Katena itu diprediksi tak sampai 3 tahun atau sekitar 25 bulan lagi TPU tersebut akan terisi penuh. Selanjutnya pemakaman jenazah baru harus dilakukan dengan sistem tumpangan pada makam keluarganya setelah 3 tahun..
Beberapa tokoh masyarakat di Kecamatan Cakung di antaranya Anggota LMK Rawa Terate, Eko Priyadi, Ketua RW 09 Penggilingan H Koiman, Ketua LMK Penggilingan H Bagyo Supomo, SH, dan mantan Lurah Rawa Terate Drs H Ahmad Nizar mengungkapkan hal itu secara terpisah kepada Amunisi.co.id, akhir pekan lalu hingga Senin (26/1/2025) kemarin.
“Pemerintah (Provinsi DKI Jakarta) perlu mempercepat pengadaan lahan baru serta perluasan pemakaman di TPU Penggilingan yang sampai saat ini belum direalisasikan,” ujar Bagyo Supomo.
Menurut Ketua LMK Penggilingan ini untuk perluasan pemakaman TPU Penggilingan ada lahan seluas 1,1 Ha.
“Lokasinya ada di RW 06 dan lahan itu milik UPK PPUKMP,. Usulan itu sudah disampaikan LMK Penggilimgan sejak 10 tahun yang lalu,” imbuhnya.
Sementara H Nizar mantan Lurah Rawa Terate yang kini menjadi Ketua Seksi Sosial DKM Masjid Al Istiqomah Penggilingan menyatakan bersyukur lahan yang tahun 2015 “idle” kini telah dimanfaatkan untuk kepentingan umum yaitu untuk pemakaman.
“Itu sesuai dengan harapan kita waktu itu agar bermanfaat untuk fasilitas umum ataupun fasilitas sosial walaupun saat iru tak dirumuskan secara tertulis,” imbuhnya.
Bahwasanya TPU Rawa Terate yang baru 5 bulan dibuka dikhawatirkan tak sampai 3 tahun lagi sudah penuh, Nizar mengatakan harus dicarikan solusinya.
“Sepertinya di RW 05 Rawa Terate yang disebut bentengan itu bisa disurvey untuk keperluan tersebut,” kata Nizar
Pesatnya perkembangan TPU Rawa Terate yang baru itu dibenarkan Ketua RW 09 Penggilingan H Koiman . “Warga kami juga sudah ada yang dimakamkan di TPU itu,” katanya.
Ketua Seksi Sosial DKM Masjid Darul.Arqam RW 03 Kelurahan Malaka Jaya, H Diran Sanuri juga mengakui warganya yaitu Pak Soleh dari RT 13/03 Malaka Jaya waktu meninggal dunia bulan Oktober 2025 yl juga dimakamkan di TPU Rawa Terate tersebut.
“Waktu itu masih sedikit makam yang sudah ada nisannya. Hanya sekitar 30 an. Kalau sekarang sudah mencapai 300 an berarti cepat sekali perkembangannya,” kata Diran.
Administratur TPU Rawa Terate, Kiki di kantornya pada 7 Januari 2026 mengatakan kepada Amunisi.co.id , saat itu TPUnya sudah ada 300 makam yg terisi jenazah.
“Itu berasal dari 3 Kecamatan yaitu Kecamatan Cakung, Pulogadung dan Kecamatan Duren Sawit,” ujarnya. Semua masuk wilayah Kota Administrasi Jakarta Timur.
TPU Rawa Terate seluas 1,13 Ha lebih dibuka resmi 1 Agustus 2025 setelah diadakan tasyakuran di tempat itu oleh Anggota DPRD DKI Jakarta H Syahroni, SE, pada 27 Juli 2025. Hadir saat itu Lurah Rawa Terate Jainudin, Kasatpel TPU Kecamatan Cakung H Mat Jenih, dan tokoh masyarakat setempat di antaranya Anggota LMK Rawa Terate Eko Priyadi yang aktif memantau perkembangan selanjutnya.
Waktu itu Anggota DPRD DKI Jakarta Syahroni menyatakan bersyukur usulannya bersama camat Cakung tahun 2022 , Fajar telah direalisasikan dalam ujud TPU Rawa Terate tersebut setelah 3 tahun.
Sementara Camat Cakung H Rohmad ketika dihubungi Amunisi.co.id, pekan lalu menegaskan, untuk pemakaman pertama Pemprov DKI Jakarta sudah menetapkan kedalamannya liang lahat minimal 150 cm atau 1,5 meter. Itu dimaksudkan agar memberikan ruang untuk pemakaman jenazah tumpangan dari keluarga setelah 3 tahun kemudian. (PRI).





