T.CARE Bagikan 1.168 Paket Bantuan dan Rendang Kalengan untuk Korban Gempa Cianjur

Warga penyintas gempa Cianjur mendapat bantuan kasur dan lainnya di pengungsian. (DOKUMEN T.CARE)

JAKARTA (4/12/2022), AMUNISI.CO.ID – Terkait tanggap bencana setelah gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat 21 November 2022, sampai hari ini Yayasan Tunasmuda Care (T.CARE) sudah membagikan 1.168 paket bantuan untuk para korban gempa tersebut.

Ambulance T.CARE berikan bantuan korban gempa Cianjur. (DOKUMEN T.CARE)

“Tiap KK mendapat satu paket yang isinya terdiri dari kasur, selimut, beras, dan perlengkapan mandi. Sebanyak 35 orang relawan telah dikerahkan oleh T.CARE ke lokasi untuk membantu korban bencana Cianjur tersebut,” kata Ketua T.CARE Hendra Ikhwan di Jakarta, Minggu (4/12/2022).

Lebih lanjut Hendra Ikhwan mengungkapkan ambulance T.CARE sudah datang ke lokasi bencana bersamaan dengan 15 relawan T.CARE sesaat setelah gempa yang membawa banyak korban jiwa dan luka luka tersebut. Sudah banyak korban gempa yang terbantukan diangkut ke rumah sakit.

Relawan T.CARE juga bergerak aktif membantu kebutuhan sandang dan pangan, baik di posko maupun titik-titik pengungsian. “Mohon doanya agar relawan kami selalu diberikan kesehatan dan kekuatan untuk terus bergerak membantu penyintas bencana,” kata Hendra.

Menurut dia efek pasca bencana masih sangat dirasakan para penyintas (yang selamat). “Kami masih akan terus terjun ke lapangan tak hanya untuk pemenuhan kebutuhan pokok, tetapi juga pemulihan trauma bencana atau trauma healing, maupun kebutuhan pasca bencana lainnya,” tambahnya.

Hendra menjelaskan masyarakat penyintas dalam gempa bumi Cianjur telah menjalani lebih dari 10 hari di tenda pengungsian. Gempa bumi dengan kekuatan magnitude 5,6 M yang mengguncang wilayah Cianjur, Jawa Barat sejak 21 November 2022 lalu masih membekas hingga kini.

Data yang diperoleh dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), melansir telah terjadi sebanyak 379 kali gempa susulan di Cianjur hingga hari Sabtu (3/12/2022).

Frekuensi gempa bumi di Cianjur ini terbanyak dari total gempa bumi yang terjadi di Jawa Barat selama tahun 2022. Berdasarkan data dari Pemerintah Kabupaten Cianjur, kata Hendra, titik titik lokasi pengungsian untuk para penyintas gempa saat ini berjumlah 419 titik yang tersebar di wilayah Cianjur.

Warga Cianjur hingga saat ini masih banyak bertahan di tenda pengungsian dan belum bisa beraktivitas secara normal. Hal ini disebabkan ribuan bangunan yang dilanda gempa bumi tersebut mengalami kerusakan ringan hingga berat, termasuk rumah-rumah mereka.

Menurut Hendra, para relawan dari luar daerah bahu membahu memberikan bantuan baik materiil maupun dukungan psikologis untuk para warga, terutama di wilayah-wilayah pelosok.

Dari pengamatan awak media, dari bantuan yang diberikan oleh para relawan kepada para korban gempa tersebut ada di antaranya dari lembaga filantropi T.CARE.
Mereka menyalurkan makanan siap saji berupa daging rendang yang disimpan dalam kaleng kemasan.

“Sejak Idul Adha lalu kita punya program #KURBANdiRendang yaitu untuk masyarakat yang ingin berkurban dan dagingnya diolah menjadi Rendang dalam bentuk kaleng
Insya Allah tahan lama hingga 2 tahun,” ujar Danang, Kordinator Divisi T.CARE saat ditemui wartawan.

Menurut Danang salah satu tujuan dari program tersebut memang untuk menjadi stok ketahanan pangan. “Selanjutnya dapat didistribusikan saat terjadi bencana alam di Indonesia seperti ini,” ujar Danang lagi. Ia menyatakan senang bisa turun langsung menyalurkan bantuan untuk warga di Cianjur.(PRI).

Total Views: 623

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *