JAKARTA (27/02/2023), AMUNISI.CO.ID – Pilot pesawat Susi Air, Kapten Philip M masih disandera oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) usai pesawatnya dibakar di Bandara Paro, Nduga, Papua, pada Selasa, 7 Februari lalu. TNI bersama Polri pun berupaya menyamatkan pilot Susi Air yang terhitung hingga Jumat Ini (17/2/2023), sudah sepuluh hari dibawa oleh KKB Pimpinan Egianus Kogoya.
Melihat hal itu, Anggota Komisi I DPR RI Christina Aryani kepada awak media di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (17/2/2023) meyakini TNI bersama Polri mampu membebaskan pilot Susi Air yang sampai saat ini disandera kelompok KKB di Papua.
Dirinya juga meyakini TNI memiliki strategi yang baik dan terukur agar pendekatan persuasif yang dilakukan berhasil dengan baik tanpa adanya korban jiwa.
“Kami optimis berbekal pengalaman dan latihan selama ini, tugas pembebasan bisa diselesaikan dengan baik pada waktunya,” ungkapnya.
Menurut Christina, bahwa langkah pemerintah dan juga Panglima TNI untuk mengedepankan pendekatan persuasif dalam penanganan sandera di lapangan sudah sangat tepat.
“Kuncinya memang persuasif. Jangan sampai jatuh korban yang hanya menimbulkan efek dan dampak buruk bagi solusi masalah Papua,” imbuh Christina yang juga politikus Golkar ini.
Terkait video dari kelompok KKB yang beredar luas bersama pilot Susi Air yang disandera kata Christina tidak perlu memancing respon berlebihan.
“TNI saya sangat yakin mampu mengelola situasi dengan baik. Kita sama-sama berharap operasi pembebasan Pilot Susi Air berhasil dengan baik,” pungkas Christina yang juga legislator dapil DKI ini. ***





