JAKARTA (8/2/2025), AMUNISI.CO.ID — Pejabat Gubernur DK Jakarta Teguh Setyabudi meninjau pangkalan gas LPG 3 kg milik Hj Nurjanah di Jalan Kerja Bakti Nomor 16, RT 005/RW 09, Kelurahan Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (7/2/2025). Hal itu dimaksudkan untuk memastikan distribusi gas ukuran 3 Kg (melon) betul-betul aman. Turut mendampingi Plt Wali Kota Jakarta Timur Iin Mutmainnah, Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda DK Jakarta Suharini Eliawati, serta Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Provinsi DK Jakarta Hari Nugroho.
“Dari pantauan Sudin Kominfotik Jakarta Timur, tidak ada antrean warga di pangkalan tersebut,” kata Dwi Sukarno, Kepala Seksi KIP Sudin Kominfotik Jakarta Timur, kepada Amunisi.co.id, usai kegiatan tersebut, Jumat (7/2/2025) siang. Diakuinya, beberapa warga tampak tengah membeli gas 3 Kg di pangkalan itu. Harga Eceran Tertinggi (HET) LPG 3 Kg dijual sesuai Peraturan Gubernur Nomor 4 Tahun 2015 tentang LPG gas tabung 3 Kg di tingkat pangkalan yakni Rp16.000.
“Kalau di Kramat Jati tadi yang barusan kita lihat HET-nya Rp16.000 dijual Rp16.000. Tapi juga kami pantau di beberapa wilayah memang ada kisaran Rp16.000 sampai Rp19.000 ” kata Teguh Setyabudi. Karena itu Pj Gubernur Jakarta ini meminta jajarannya untuk memantaunya secara berkala ke pangkalan-pangkalan resmi LPG di seluruh Jakarta.
Sekaligus untuk memastikan wilayah mana saja yang warganya masih mengantre untuk mendapatkan gas yang menjadi kebutuhan masyarakat banyak tersebut. Menurut Pj Gubernur Jakarta , pihaknya sudah memantau dan meminta kepada seluruh perangkat wilayah yang didukung perangkat daerah (OPD) untuk memetakannya.
“Memang ada yang tidak terjadi antrean sama sekali karena stoknya masih memadai, tetapi juga ada yang stoknya masih terbatas,” ujarnya.
Sementara itu warga RW 04 Kelurahan Balekambang, Kecamatan Kramat Jati Aditya yang mengakui di wilayahnya tak ada antrean membeli gas 3 Kg. “Harga ecerannya berkisar antara Rp19.000 dan Rp20.000,” kata Aditya.
Demikian pula di Kelurahan Malaka Jaya , Kecamatan Duren Sawit, tak terlihat antrean pembeli gas elpiji 3 Kg. Seorang pemilik warung H Diran Sanuri di RW 03 Malaka Jaya ketika ditemui di warungnya Jumat petang mengatakan, ia berbelanja gas 3 Kg di agen di Malaka Sari dekat SMP Negeri 213. Kalau tidak ke agen di Kelurahan Pondok Kopi RW 01. “Kami belanja seharga Rp18.000 dan kami jual Rp20.000 per tabung 3 Kg,” kata Diran. (PRI)





