Pemkab Bogor Pastikan Area Semburan Air yang Diduga Bercampur Gas Steril dari Aktivitas Warga

Semburan air diduga bercampur gas di Bogor. (DOKUMEN LIMBAS SITOMPUL)

BOGOR (13/10/2023), AMUNISI.CO.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memastikan area sekitar semburan air yang diduga bercampur gas di pemukiman wilayah Kampung Leuwikotok, Desa Pasirlaja, Kecamatan Sukaraja, steril dari aktivitas warga untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Kepolisian menjaga area tersebut selama 24 jam sambil memantau perkembangan yang ada. Kegiatan pengamanan ini dilakukan sampai ada kepastian dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Barat tentang kandungan yang terdapat pada semburan air tersebut, karena pengujian sampel air sedang dilakukan.

Camat Sukaraja Ria Marlisa menjelaskan sesaat setelah menerima laporan, Kecamatan Sukaraja bersama BPBD, Satpol PP, Koramil, dan Polsek Sukaraja segera mengamankan lokasi.  “Saat ini area sekitar semburan air tersebut sudah diberi police line agar steril dari aktivitas warga dan pemilik indekos di lokasi semburan, sepakat untuk mengosongkan tempat untuk sementara waktu hingga situasi cukup aman,” jelas Ria di Bogor, Jumat (13/10/2023).

Ria juga mengungkapkan, pihak ESDM sudah mengambil sampel untuk diperiksa di laboratorium, untuk memastikan kandungan mineral yang ada di air sumur bor tersebut, dan diminta untuk mengevakuasi warga sampai tujuh hari ke depan.

“Ketinggian semburan dan bau memang belum bisa diprediksikan, seperti semalam semburannya tinggi, paginya ketinggian turun dan baunya juga kuat, nanti hilang, nanti bau lagi,” tambah Ria.

Kepala Seksi Pencegahan BPBD Kabupaten Bogor Yudiman mengatakan BPBD bersama pihak-pihak terkait akan berjaga secara bergantian selama 24 jam. “Kami akan memantau di sini bergantian selama 24 jam, setiap 2 jam atau per 1 jam akan kami laporkan perkembangannya, dan akan terus dilakukan sampai tujuh hari ke depan atau sampai ada arahan lebih lanjut,” kata Yudiman. (LAMBAS SITOMPUL)

 

Total Views: 684

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *