JAKARTA (11/4/2024), AMUNISI.CO.ID – Jamaah solat Idul Fitri 1445 H di masjid maupun tanah lapang di beberapa lokasi di Jakarta Timur rata rata 2 kali kapasitas masjid setempat bahkan lebih. Hal itu diperkirakan karena hari libur dan hanya setahun sekali.
Demikian diungkapkan seorang pengamat budaya dan pariwisata Jakarta H Abu Galih Kamis (11/4/2024), setelah menerima laporan beberapa penyelenggara solat Idul Fitri 1445 H di berbagai lokasi di Jakarta Timur.
Tiga di antaranya yaitu penyelenggaraan solat ied di Kelurahan Pondok Bambu RW 08 dan RW 11, penyelenggara solat ied di RW 03 Kelurahan Malaka Jaya, Kecamatan Duren Sawit dan di RW 09 Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung.
Ketua RW 011 Pondok Bambu H. Joko Martono yang juga pengurus masjid Asy- Syaakiriin, Kamis (11/4) menuturkan kepada Amunisi.co.id, solat Idul Fitri di masjid tersebut penuh jamaah.
“Alhamdulillah masjid dan halamannya dipenuhi jamaah wanita. Bapak-bapaknya di jalanan sekitar masjid. Diperkirakan lebih 1000 jamaah yang sholat Idul Fitri di Asy-Syaakiriin,” ujar H Joko Martono. Sementara kapasitas masjid tersebut sekitar 400 orang jamaah.
Khotib di Pondok Bambu ini Ustadz Muhammad Apud Kusaeri S.Pd, M.Si yang dalam khotbahnya menceritakan keteladanan Rasulullah SAW.
Sementara Ketua RW 09 Penggilingan H Koiman menuturkan, jamaah solat Idul Fitri di Masjid Istiqomah RW 09 Penggungan yang diikutinya juga melebihi kapasitas. “Jamaahnya lebih dari 500 orang,” kata H Koiman. Sebagai khotib saat itu Ustadz M Subhan MA.
Humas RW 09 Penggilingan Susilowati menambahkan di Rusun Tower C RW 09 Penggilingan juga diselenggarakan solat Ied di lapangan olahraga rumah susun tersebut. “Jamaahnya sekitar 400 an,” imbuhnya.
Masjid Darul Arqam di RW 03 Malaka Jaya, Kecamatan Duren Sawit juga menyelenggarakan solat Idul Fitri di lapangan olahraga di depan masjid yang berkapasitas 400 jamaah tersebut.
Diperkirakan jumlah jamaahnya mencapai 800 orang. Sebagai imam solat ied, Ustadz Yusuf Habiburrahman.
Khotib Ustadz H Ahmad Husain Lc mengharapkan persaudaraan ummat hendaknya direkatkan kembali setelah dalam Pemilu yang lalu saling mencela karena berbeda pilihan dan aspirasi.
Pada kesempatan tersebut Ustadz Andi Haryanto dari DKM Darul Arqam melaporkan, hasil pengumpulan zakat fitrah, zakat mal, dan fidyah paska Ramadan 1445 H ini mencapai.Rp 47.720.000. “Berarti meningkat 25 % dari tahun lalu,” kata Ketua DKM Darul Arqam Drs Nur Yahya usai rapat evaluasi bersama pengurus DKM dan tokoh masyarakat Jumat (12/4).
Sementara Kepala Seksi Komunikasi, Informasi dan Pemberitaan (KIP) Sudin Kominfotik Jakarta Timur Dwi Sukarno mengakui hampir tiap RW di 65 kelurahan dari 10 kecamatan se Jakarta Timur ada penyelenggaraan solat Idul Fitri 1445 H. Namun tahun ini Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Muhammad Anwar melaksanakan solat Ied di Balaikota DKI Jakarta. “Semua Wali Kota sepertinya ikut solat Ied di sana,” kata Dwi. (PRI)





