JAKARTA (9/4/2024), AMUNISI.CO.ID — Sehari menjelang Idul Fitri 1445 H yaitu hari Selasa (9/4/2024) ini harga kelapa di Jakarta, Bekasi dan Ciputat, Tangerang Selatan melonjak. Yang biasanya harganya antara Rp8.000 -Rp10.000 sejak Senin (8/4/2024) mencapai Rp25.000 per butir. Harga tersebut sudah termasuk ongkos serut sampai menjadi santan untuk dibawa pulang.
Ny Deden warga RW 03 Malaka Jaya, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (9/4/2024) menuturkan semula ia bermaksud membeli kelapa di Pasar Perumnas Klender. Ternyata harganya Rp25.000 per butir, maka dibatalkannya. Ketika pulang mampir ke warung di RW 01 Pondok Kopi, ternyata harganya hanya Rp20.000 per butir. Jadilah di situ ia beli kelapa yang sudah jadi santan
Ny Hendarti warga Nusa Indah VII Malaka Jaya mengakui di Pasar Perumnas Klender harga kelapa sejak Senin sudah naik. “Yang biasa harganya Rp10.000 per butir kini menjadi Rp25.000 per butir,” katanya.
Sedangkan yang semula harganya Rp8.000 per butir menjadi Rp15.000 per butir. Kemudian yang lebih kecil lagi ukurannya Rp10.000 per butir.
Ny Sundari warga perumahan Pondok Cemara, Pondok Gede Bekasi juga mengakui harga kelapa makin dekat lebaran makin mahal. “Kemarin harga kelapa sudah Rp12.000 per butir. Mungkin hari ini Rp15.000 Namanya juga pedagang, ya mumpung kan setahun sekali,” ungkap Sundari Senin.
Di Ciputat, Tangerang Selatan, harga kelapa juga meroket. Ny Elly Jarwo pada hari yang sama menuturkan di Pasar Ciputat harga kelapa Senin sudah Rp25.000 per butir.
“Harga daging Rp160 per Kg, kelapa Rp25.000 per butir dan ketupat kosong Rp10.000 isi 10 biji, cabe giling Rp60.000 bawang putih Rp50.000 dan bawang merah Rp60.000 per kilo,” tutur Ny Elly lebih lanjut.
Mengenai ketupat, warga Jabodetabek pada waktu lebaran Idul Fitri ataupun Idul Adha memang terbiasa merayakannya dengan makan ketupat sebagai pengganti nasi. Namun juga ada warga masyarakat yang lebih memilin lontong yang lebih lembut dibanding ketupat. “Saya kemarin beli kulit ketupat di Pasar Perumnas Klender Rp25.000 dapat 20 biji,” ungkapnya.
Ternyata sore harinya harga kulit ketupat naik dua kali lipat menjadi Rp25.000 untuk 10 buah. Ny Lina warga RW 03 Malaka Jaya mengaku Selasa pagi beli kulit ketupat di Pasar Perumnas Rp25. 000 dapat 10 buah.
Sementara itu ada pula warga masyarakat yang malas memasak ketupat dan beli yang sudah jadi dan matang. Ny Sukini pemilik warung sayur mayur dan sembako di RW 01 Pondok Kopi menjual ketupat matang seharga Rp7.000 per buah
“Pagi jam 7 tadi ketupatnya sudah laku 55 buah. Kami menyediakan stok 200 buah,” kata Mardi, menantu Ny Sukini yang membantu mertuanya berjualan. Namun ada pula ketupat matang yang dijual Rp5.000 per buah dengan ukuran yang disesuaikan.(PRI)





