JAKARTA (11/2/2025), AMUNISI.CO.ID — Setelah terbentuk kepengurusan yang baru tahun 2025-2030, untuk pertama kali Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Darul Arqam, di Jalan Nusa Indah VII, RW 03 Malaka Jaya, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, menyelenggarakan pengajian umum dan dialog fajar di masjid tersebut, Mingggu (9/2/2025) bada Subuh.
Tampil sebagai penceramah Ustadz H Basuki Sudarwo, M.Ag, dengan membahas masalah ‘Bagaimana Hidup Mulia dan Bahagia Menuju Husnul Khotimah’. Yang menarik bagi jamaah masjid tersebut, Ustadz Basuki bercerita tentang pengalaman orang terkaya di dunia tahun 2017 versi majalah Forbes, yaitu Bill Gates dan seorang penjual koran anak berkulit hitam, sebagai prolognya.

Bill Gates sendiri menurut majalah Forbes tahun 2024, masih menduduki peringkat ke-7 orang terkaya di dunia. Mengutip majalah Forbes, kisahnya demikian. Saat sendiri menunggu boarding di bandara, Bill Gates melihat seorang anak kulit hitam menjajakan koran. Bill Gates memanggilnya dan membeli korannya. Namun orang kaya ini tidak mempunyai uang receh. Dengan ringan penjual koran itu mengikhlaskannya.

Tentu saja pengalaman itu membekas di benak pendiri perusahaan Microsoft tersebut. Di kesempatan berikutnya Bill Gates menunggu lagi pesawat di Bandara yang sama. Ia melihat penjual koran itu lagi dan memanggilnya. Kisahnya berulang, Bill Gates tidak punya uang pecahan untuk membayarnya. Anak itu pun mengikhlaskannya lagi. Gratis untuk Anda, katanya. Bill Gates penasaran dan bertanya kepada pedagang koran itu, apakah ia selalu mengikhlaskan bila ada pembeli yang ternyata tidak membawa uang receh? Dijawabnya ya! Saya merasa bahagia melakukannya.
Bill Gates sangat terkesan dengan kata-kata bocah penjual koran itu. Setelah beberapa tahun berlalu perusahaan Bill Gates bertambah besar. Teringatlah ia pada bocah penjual koran itu untuk membalas budi. Dikerahkan orang-orang Bill Gates untuk mencarinya di bandara. Ternyata setelah dewasa bocah itu tidak berjualan koran lagi. Dia alih profesi sebagai penjaga gedung opera. Dihadapkanlah mantan penjual koran itu ke kantor Bill Gates.
“Masih kenal aku,” tanya Bill
“Siapa yang kenal dengan orang terkaya di dunia,” jawabnya.
Maka ditawarilah penjaga gedung opera itu keinginan apa yang ia mau sebagai balas budi menggratiskan koran dua kali. Namun pemuda kulit hitam itu menolaknya. Sebab ketika ia melakukan kebaikan selama ini tanpa pamrih apa-apa kecuali ikhlas dan puas melakukannya. Ustadz Basuki menyebut si penjual koran yang sudah makin dewasa itu sebagai ‘orang kaya dengan kaya hati’. Lalu Sang Ustadz berucap: “Kekayaan tidaklah diukur dengan banyaknya harta, namun kekayaan yang hakiki adalah kekayaan hati”. (HR Muttafakun ‘alaih dari Abu Hurairah).
Orang kaya ridho dengam pemberian Allah, kata Ustadz Basuki, mengutip hadits riwayat Turmudzi yang berbunyi : “Ridhalah dengan apa yang diberikan Allah SWT untukmu, niscaya engkau menjadi orang yang paling kaya.”
Lalu Ustadz Basuki mengutip Al- Qur’an surat 16 ayat 97 yang artinya: “Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik (mulya dan bahagia), dan sesungguhnya akan kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dan apa-apa yang telah mereka kerjakan (surga).”
Hadir saat itu sekitar 150 jamaah solat Subuh yang bertahan sampai sesi tanya jawab. Usai acara tersebut, para pimpinan dan anggota DKM Darul Arqam periode 2025-2030 menyelenggarakan rapat perdana di Rumah Makan Jalan Delima, Malaka Sari. Dalam rapat yang dipimpin ketuanya, Nur Yahya MPd, itu muncul usulan pengelolaan dana masjid agar berkembang.
Sekretaris DKM Masjid Darul Arqam Abdul Djalil, Selasa (11/2/2025) menjelaskan meskipun masjid itu berkapasitas sekitar 350 orang jamaah, namun yang hadir dalam dialog fajar setiap Minggu pagi berkisar 150 orang. Mereka bukan dari RW 03 Malaka Jaya tetapi juga dari RW 02 dan 07 Malaka Jaya, dan dari RW 01 dan 09 Pondok Kopi.
Sementara Wakil Bendahara Umum Masjid Darul Arqam Sungkono mengatakan untuk pertama kalinya rapat DKM Darul Arqam dilakukan di luar masjid, sejak tahun 1996/1997. Mengenai susunan pengurus DKM Darul Arqam 2025-2030, sebagai Ketua Umum Nuryahya SPd, MPd, Sekretaris Umum Abdul Djalil, Wakil Sekum Andi Harianto, Bendahara Umum Ir Dedy Satria, Wakil Bendahara Umum Sungkono, dilengkapi dengan lima wakil ketua dengan masing masing bidangnya. (PRI)





