JAKARTA (13/3/2025), AMUNISI.CO.ID — PMI Kota Jakarta Timur melanjutkan Bakti Ramadhan 1446/2025 sampai ke semua kecamatan di Jakarta Timur. Tiap sore, juga memberikan takjil kepada masyarakat yang sedang dalam perjalanan, secara mobile atau berpindah-pindah.
Hal itu ditegaskan Ketua PMI Kota Jakarta Timur Drs HR Krisdianto di Klender, usai memberikan santunan kepada anak-anak yatim PMR Kecamatan Makasar dan Kecamatan Jatinegara, Rabu (12/3/2025). Mendampinginya saat itu Suhanda, seorang pengurus senior PMI Jakarta Timur.

Diakui oleh Krisdianto, meskipun di tiap kecamatan ada kuotanya, yakni 150-200 anak yatim yang anggota PMR, namun pada waktu santunan ada saja yang tidak dapat datang. Seperti sedang ujian dan atau penyebab yang lain. “Untuk yang tidak datang seperti itu boleh dititipkan kepada gurunya,” kata Krisdianto kepada Amunisi.co.id.

Santunan tersebut tiap paket berisi sembako yang terdiri atas tepung terigu, beras, gula pasir dan minyak goreng ditambah uang tunai Rp 100.000. Menurut Ketua PMI Kota Jakarta Timur ini, pemberian santunan kepada para siswa sekolah maupun pelajar yatim mengandung nilai pendidikan.
“Jadi bukan semata mata hanya memberikan santunan begitu saja. Diharapkan dengan mendapat perhatian PMI tersebut mereka sadar akan pentingnya kepedulian sosial dan rasa kemanusiaan,” kata Krisdianto.
“Karena itu pesan kami kepada para siswa dan pelajar yang menerima santunan tersebut agar selalu rajin belajar,” ucapnya.
Takjil Mobile
Mengenai pemberian takjil gratis bagi masyarakat di perjalanan selama ini, kata Krisdianto, merupakan bagian dari Bakti Ramadhan tersebut.
“Takjil itu diberikan tiap sore secara mobile berpindah-pindah tempat. Tiap hari 100 paket,” kata Krisdianto yang pernah menjadi Walikota Jakarta Timur itu. Anggarannya minimal Rp20.000 per paket. Sekali tempo makanan menu pokok yang nilainya sampai Rp50.000 per paket. “PMI menyediakan sendiri di dapur umumnya. Itu di sana,” pungkas Krisdianto sambil menunjuk tempat yang banyak petugasnya sibuk bekerja.
Sementara itu Camat Jatinegara H Muchtar yang diwakili Kasie Kesra Kecamatan Jatinegara, H Husain di kantornya menyatakan pemberian santunan tali kasih oleh PMI Jakarta Timur tersebut merupakan momen sangat baik di bulan suci Ramadhan ini.
“Santunan dari PMI Jakarta Timur tersebut bisa meringankan beban siswa-siswi anak yatim walaupun memang masih terbatas,” ucapnya. Sebab jumlah anak yatim siswa sekolah SD, SMP dan SLTA se-Kecamatan Jatinegara saat ini ada 2.000 an. Namun yang dapat santunan PMI hanya 150 orang. Diharapkan tahun depan lebih banyak lagi yang mendapatkan santunan serupa. (PRI)





