JAKARTA (12/1/2023), AMUNISI.CO.ID —- Ketua Umum Perhimpunan Tionghoa Kalimantan Barat Indonesia (PTK Indonesia) Vinsen Effendie Lie menandatangani kerja sama dengan Deputi Taplai Lemhanas Edi Sucipto. Penandatanganan ini sebagai upaya penguatan pemantapan nilai-nilai kebangsaan, yang dilakukan oleh Lemhanas dengan sejumlah institusi, termasuk PTK Indonesia, dan disaksikan langsung Gubernur Lemhanas Andi Widjajanto.

“Ini dilakukan sebagai komitmen mempertahankan Konsensus Kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika). Diwujudkan dengan mengikuti program Taplai (Pemantapan Nilai Nilai Kebangsaan),” kata Vinsen Effendie Lie, usai penandatanganan tersebut Ruang Dwi Warna Purwa Lemhannas, Jakarta, Kamis (12/1/2023).
Seluruhnya ada 21 institusi yang menandatangani nota kesepahaman dan kerja sama tersebut. “Kami menyadari, kami harus berkolaborasi merangkul banyak pihak, karena itu acara kerja sama baik MoU maupun PKS-nya sengaja berkali-kali kami lakukan,” kata Gubernur Lemhannas dalam pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta.
Lemhannas menandatangani nota kesepahaman dengan 11 institusi, antara lain, Pemerintah Provinsi Banten, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Komisi Nasional Disabilitas, LPP RRI, Universitas Andalas, Universitas Negeri Padang, UPN “Veteran” Jakarta, Universitas Surabaya, ADEKSI, Ikatan Dokter Indonesia, dan PT Huawei Tech Investment.
Selanjutnya, penandatanganan perjanjian kerja sama dilakukan dengan 10 institusi, antara lain Perhimpunan Tionghoa Kalbar Indonesia (PTK Indonesia), PT Timah Tbk, PT INKA, PT Transportasi Jakarta, Yayasan Pandu Pemimpin Cinta Bangsa NaKaL (Nasionalisme Radikal), Indonesia Financial Group (IFG), Smandel Business Network (SBN), Masyarakat Pertanahan Indonesia (MPI), Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), dan PT ARA Indonesia.
Sinergisitas antara Lemhannas RI dengan 21 institusi ini, diharapkan dapat menjadi salah satu upaya bersama dalam memperkuat wawasan kebangsaan.
Penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama tersebut dihadiri oleh Pj. Gubernur Banten, Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Ketua Umum Komisi Nasional Disabilitas, Direktur Utama LPP RRI, Wakil Rektor II Bidang Keuangan dan Pengelolaan Aset Universitas Andalas, Wakil Rektor Bidang Kerja sama Universitas Negeri Padang, Rektor UPN “Veteran” Jakarta.
Kemudian Rektor Universitas Surabaya, Ketua Umum ADEKSI, Sekretaris Jenderal Ikatan Dokter Indonesia, Director of Indonesia PACD Department PT Huawei Tech Investment, Direktur Utama PT Timah Tbk, Direktur Utama PT INKA, Direktur Keuangan PT Transportasi Jakarta, Ketua Yayasan Pandu Pemimpin Cinta Bangsa NaKaL (Nasionalme Radikal).
Selanjutnya Direktur SDM Indonesia Financial Group (IFG), Ketua Umum Smandel Business Network (SBN), Ketua Umum Perhimpunan Thionghoa Kalbar Indonesia, Ketua Umum Masyarakat Pertanahan Indonesia (MPI), Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), dan Direktur PT ARA Indonesia.
Hadir pula pada kegiatan tersebut, Wakil Gubernur Lemhannas RI Letjen TNI Mohamad Sabrar Fadhilah, Sekretaris Utama Lemhannas RI Komjen Pol Purwadi Arianto, Deputi Pendidikan Pimpinan Tingkat Nasional Lemhannas RI Marsda TNI Andi Heru Wahyudi, Deputi Pengkajian Strategik Lemhannas RI Reni Mayerni, Deputi Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Lemhannas RI Laksda TNI Edi Sucipto, dan para pejabat struktural Lemhannas RI. *****





