JAKARTA (19/10/2025), AMUNISI.CO.ID — Di tengah meningkatnya kekhawatiran soal keamanan ruang publik di Ibu Kota, anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Nabilah Aboe Bakar Alhabsyi menyerukan agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperluas pemasangan kamera pengawas (CCTV) dan lampu penerangan jalan umum (PJU) di seluruh wilayah, termasuk di taman kota dan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA).
Bagi Nabilah, keamanan bukan sekadar urusan teknis, melainkan hak dasar warga kota. Ia menilai bahwa kehadiran CCTV dan pencahayaan yang baik bukan hanya mempercantik kota, tetapi juga membangun rasa percaya diri masyarakat untuk beraktivitas di ruang terbuka.
“Keamanan adalah hak dasar warga. Pemasangan CCTV dan lampu PJU di kawasan rawan sangat penting untuk menciptakan rasa aman,” ujar Nabilah dalam keterangan tertulis, Minggu (19/10/2025).
Menurutnya, kawasan pemukiman padat dan area publik yang ramai di malam hari harus menjadi prioritas utama dalam kebijakan peningkatan keamanan. Ia menegaskan, infrastruktur pengawasan yang baik bisa menjadi “mata kota” yang membantu mencegah tindak kejahatan sejak dini.
“Tujuannya bukan hanya pencegahan kriminalitas, tetapi juga memberikan rasa aman bagi masyarakat,” lanjutnya.
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu berharap agar setiap RPTRA dan taman publik di Jakarta memiliki standar keamanan terpadu, mulai dari pencahayaan yang memadai, keberadaan petugas penjaga, hingga pemeliharaan sistem CCTV yang berkelanjutan.
“Nantinya jangan hanya dipasang, tapi juga harus dipantau dan dirawat secara rutin. Kita ingin ruang publik yang tidak hanya indah, tapi juga aman bagi semua,” tegas Nabilah.
Seruan itu datang seiring meningkatnya laporan warga terkait aktivitas mencurigakan di beberapa taman dan RPTRA. Di mata Nabilah, kota yang maju bukan hanya tentang pembangunan fisik dan estetika, tetapi juga rasa aman yang dirasakan warganya setiap kali melangkah keluar rumah. ***





