MANADO (6/5/2023), AMUNISI.CO.ID — Sekolah MAN Model 1 Plus Keterampilan Manado menyelenggarakan kegiatan Penamatan Peserta Didik Kelas XII di Aula Pemerintah Kota Manado, Sabtu (6/5/2023). Sebanyak 500 peserta didik dari jurusan MIPA, Sosial, Agama, dan Bahasa dinyatakan lulus.
“Saya menyampaikan apresiasi kepada para orangtua peserta didik, yang mempercayakan anaknya untuk dididik di MAN Model 1 Plus Keterampilan,” kata Plt Kepala MAN Model 1 Plus Keterampilan Manado Drs Adrian Abdullah. Prestasi akademik maupun non akademik yang dicapai, menurut Adrian, merupakan kesungguhan pihak madrasah dalam membidani lahirnya para peserta didik yang berkualitas.
Turut hadir antara lain Kabag TU Kanwil Kemenag Provinsi Sulut Basri yang mewakili Kakanwil Kemenag Provinsi Sulut, Ketua Dharma Wanita Provinsi (DWP) Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara Rusni Konoras yang didampingi Opin Posangi Wakil DWP Kanwil Kemenag Provinsi Sulut, Kepala Tata Usaha Helmi Arjad, Ketua Komite Andi Khairun Bongkang, dan Pengawas Madrasah, guru, serta staf tata usaha, para peserta didik dan orangtua/wali.

“Terima kasih atas partisipasi orangtua peserta didik hingga acara penamatan atau kelulusan bisa terlaksana, dengan jumlah peserta didik yang mengikuti penamatan sebanyak 500 orang,” kata Ketua Panitia Neni Tubagus.
Mewakili peserta didik, Neza Saffanah Wumu, mengatakan dalam kurun waktu tiga tahun pembelajaran di madrasah dengan tantangan wabah Covid 19 sehingga pembelajaran dilaksanakan secara daring di rumah, tidak menjadi penghalang untuk para peserta didik dalam memperoleh ilmu pengetahuan dengan bimbingan para guru-guru terbaik yang dimiliki MAN Model 1 Plus Keterampilan Manado. “Saya mengajak rekan-rekan peserta didik untuk banyak berterima kasih kepada para guru yang telah mendidik sehingga pada hari ini bisa mengikuti penamatan sebagai tanda kelulusan dalam menempuh ilmu di MAN Model 1 Plus Keterampilan Manado,” katanya.

Sedangkan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulut yang diwakili oleh Kabag TU Kanwil Kemenag Provinsi Sulut, Basri, menyampaikan keberhasilan peserta didik memiliki korelasi terhadap pemanfaatan teknologi, di tengah perubahan zaman. “Untuk itu peran madrasah sangat penting, dalam memproteksi perubahan tersebut dengan menyiapkan program pembelajaran yang bersumber pada ciri khas madrasah dan mengedepankan penguatan kongnitif, afektif dan psikomotor peserta didik,” tandasnya. (Supardi Lihawa)





