JAKARTA (14/6/2023) AMUNISI.CO.ID — Masyarakat Kalimantan Barat perantauan di Jakarta sejak tahun 1970-1980-an, Komunitas JSL (Jumpa Sahabat Lama 70-80), kini rata-rata berumur 60 tahun ke atas, mengadakan Reuni ke-6 di Cisarua, Taman Safari, Jawa Barat.

“Kami menyadari kebersamaan itu sangat penting dari segalanya. Karena, setiap kali kami berkumpul akan terasa suasana 45 tahun silam terkenang kembali. Kebersamaan akan bangkitkan energi usia muda kala itu,” kata Ketua Umum JSL 70-80 Robby Fadjaray, Rabu (14/6/2023).


Semboyan “Jangan Menunggu KEHILANGAN Baru Sadar Arti KEBERSAMAAN”, menurut Robby, mampu mengetuk hati sahabat yang tergabung di komunitas JSL.

Reuni ke-6 diadakan di Cisarua, selama 3 hari 2 malam, agar suasana kebersamaan saling dirasakan, saling curhat, nyanyi bersama dengan lagu nostalgia dan menari walaupun gaya Omah- Opah, tapi terlihat penuh dengan semangat.
Ketua Panitia Reuni JSL ke-6, Moi Moi, mendapat apresiasi dari sahabat peserta, karena dinilai berhasil memecahkan hening di setiap suasana, suara gemeru penuh semangat terdengar di semua sudut. “Panitia Moi-moi top, acara tidak ada sepinya, semoga dijadikan panitia seumur hidup untuk JSL,” kata Henny, yang dipercayakan tugas pembawa doa Keselamatan JSL, dari perjalanan berangkat hingga kembali pulang ke rumah masing-masing.

Tak tertinggal juga pujian untuk Achun, Ahin, dan Robert, tim koki yang solid menghidangkan aneka macam menu khas Kalimantan Barat yang sangat nikmat. Jam makan tepat waktu selama acara reuni berlangsung dan terkesan enak. “Koki maknyus, puas makanannya dan sangat enak, ” teriak peserta. (Yan/MHKhiong.)





