Kolaborasi Pemerintah dan Warga Kunci Atasi Banjir Jakarta

Nabilah Aboebakar Al Habsyi, Anggota DPRD Jakarta terpilih dari PKS. (Foto: Istimewa)

JAKARTA (27/11/2025), AMUNISI.CO.ID– Penanganan banjir di Ibu Kota dinilai tidak akan efektif jika hanya bertumpu pada pemerintah tanpa dukungan aktif masyarakat. Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Nabilah Aboe Bakar Alhabsyi, menegaskan bahwa kolaborasi antara warga dan pemerintah menjadi syarat utama agar upaya pengendalian banjir berjalan berkelanjutan.

Nabilah melalui keterangan tertulisnya, Kamis (27/11/2025) mengatakan, kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan sangat memengaruhi upaya pencegahan banjir, mulai dari tidak membuang sampah sembarangan hingga menjaga kebersihan saluran air.

Bacaan Lainnya

“Saya mengingatkan agar warga tidak mendirikan bangunan di bantaran kali yang dapat menghambat aliran sungai,” imbuh politikus dari Partai Keadilan Sejarah (PKS) itu seraya menambahkan agar masyarakat perlu mendukung program pengendalian banjir yang tengah dijalankan Pemprov DKI Jakarta, seperti normalisasi sungai, pengerukan kali, serta perbaikan sistem drainase di kawasan rawan genangan.

Nabilah mengapresiasi langkah Pemkot Jakarta Selatan yang tengah melakukan pengerukan kali sebagai bagian dari pencegahan banjir. Menurut dia, kawasan tersebut memiliki risiko tinggi genangan karena dilintasi sejumlah sungai besar, termasuk Kali Ciliwung.

“Upaya pengerukan dan normalisasi aliran sungai sangat diperlukan. Ini butuh dukungan masyarakat,” ujarnya.

Nabilah berharap sinergi pemerintah dan warga terus diperkuat agar penanganan banjir tidak hanya bersifat reaktif saat hujan turun, tetapi juga preventif untuk jangka panjang demi mewujudkan Jakarta yang lebih tangguh menghadapi bencana hidrometeorologi. ***

Total Views: 266

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *