DEPOK (22/01/2023), AMUNISI.CO.ID – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melibatkan komunitas masyarakat, pemuda, dan dunia usaha, melaksanakan Aksi Susur Sungai dan Gerakan Bersih Sungai Ciliwung. Aksi susur sungai dan bersih-bersih ini, menempuh jarak sejauh 5 KM dengan mengambil titik awal di Jembatan Panus, Kecamatan Pancoran Mas dan titik akhir di Kopi Ciliwung Kecamatan Beji, Kota Depok, Jawa Barat, Sabtu kemarin (21/1/2023).
Hadir dalam kegiatan ini, Direktur Jenderal PPKL-KLHK Sigit Reliantoro, Direktur Utama PT Pertamina Hulu Rokan, Jaffe Arizon Suardin, dan Puteri Indonesia Lingkungan Tahun 2020, Putu Ayu Saraswati. Hadir juga 167 peserta yang berasal dari masyarakat, pemuda, serta tim dari PT Pertamina Rokan Hulu (PT PHR), PT Pertamina (Persero), dan Pertamina Sub Holding Upstream (SHU).
Kegiatan ini menurut Direktorat Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (Dirjen PPKL) KLHK, Sigit Reliantoro, adalah bentuk edukasi dan kolaborasi aksi yang melibatkan seluruh pihak dalam upaya pelestarian dan juga upaya perbaikan mutu sungai di Indonesia.
“Sungai Ciliwung dipilih sebagai lokasi kegiatan sebagai bentuk apresiasi terhadap komunitas lingkungan yang begitu aktif dalam menjaga pelestarian lingkungan,” katanya.
Aksi bersih sungai hari, lanjut Sigit, dilaksanakan dengan mengajak masyarakat, pemuda, dan dunia usaha, yang tujuannya adalah berkolaborasi menjaga mutu Sungai Ciliwung yang semakin membaik.
“Saat ini telah ditemukan beberapa hewan asli Sungai Ciliwung seperti Senggawang atau Labi-labi, Ikan Baung, dan Udang Biru. Kondisi ini harus kita jaga bersama,” paparnya.
Selain aksi bersih sungai, acara yang diinisiasi oleh PT PHR ini juga menghadirikan kompetisi olah sampah yang dihadiri oleh murid Sekolah Dasar (SD) di sekitar Kota Depok. Aksi ini sekaligus memperkuat kolaborasi PHR dan KLHK untuk bersama-sama peduli pada ekosistem lingkungan sungai, perlindungan dan pengelolaan mutu air.
“Serta mengajak seluruh lapisan masyarakat, untuk sadar dan berpartisipasi aktif dalam menjaga kelestarian sungai. Sungai bukanlah tempat membuang sampah,” pungkas Sigit.
Aksi bersih sungai kali ini berbeda dari kegiatan serupa sebelumya, karena Ditjen PPKL-KLHK mengajak 49 orang pemuda yang biasa disapa dengan Sobat Hijau, hadir dan ikut serta. Sobat hijau yang berasal dari sekitar wilayah Jabodetabek, merasakan kegiatan menyusuri sungai dan mengumpulkan sampah secara langsung.
“Pelibatan generasi muda sejalan dengan program pemberdayaan generasi muda yang dijalankan oleh Ditjen PPKL. Program ini menyasar generasi muda untuk aktif terlibat langsung dalam program pelestarian lingkungan baik berupa aksi serta juga ide dan gagasan,” pungkas Sigit.
Acara susur dan bersih Sungai Ciliwung didukung oleh PT PHR, anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang bergerak pada bidang usaha hulu minyak dan gas bumi. PT PHR berupaya melakukan keseimbangan antara peningkatan produksi migas dan kelestarian lingkungan yang melibatkan masyarakat dan generasi muda. ***





