Halal Bihalal Ikasmari Agitma Jakarta 2025 Berlangsung Meriah di TMII, Hadirkan Nostalgia dan Kebersamaan

Angkatan 71 tampil mengesankan. (DOK PRI)

Reuni Alumni SMAN 3 Malang Penuh Semangat dan Kenangan

Suasana Penuh Nostalgia dengan Penampilan Musik

JAKARTA (21/5/2025), AMUNISI.CO.ID — Ratusan alumni SMAN 3 Malang dari berbagai angkatan berkumpul dalam acara Halal Bihalal (HBH) Ikatan Keluarga Alumni SMA Negeri 3 Malang (Ikasmari Agitma) Cabang Jakarta. Acara yang digelar pada Minggu, 18 Mei 2025, di Museum Purna Bhakti Pertiwi, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, berlangsung meriah dengan nuansa nostalgia dan kebersamaan.

Acara ini dihadiri oleh 516 alumni dari angkatan 1961 hingga 2021, meskipun awalnya terdapat 692 pendaftar, termasuk 601 pendaftar online, 91 pendaftar mendadak, dan 6 tamu non-alumni. Suasana semakin hidup ketika Abadi Soesman dari angkatan 1968 membawakan lagu The Beatles berjudul I Saw Her Standing There, yang mengundang banyak alumni untuk bernyanyi dan menari sesuai usia mereka. Lagu Hey Jude yang mendayu-dayu juga sukses menghadirkan suasana haru bagi alumni era 1960-an yang mengenang masa remaja mereka di SMAN 3 Malang.

Tidak ketinggalan, penampilan kelompok angkatan 1970-an yang membawakan lagu Andaikan karya Harry Nurdi dan Menunggu Kamu dari Anji memukau hadirin. Dengan kostum seragam hitam, mereka tampil kompak dalam paduan suara yang disambut tepuk tangan meriah.

Kehadiran Tokoh dan Kuliner Khas Malang

Ketua Umum DPP Ikasmari Agitma periode 2025-2029, Nanang R. Achyar (Ading), dan Ketua DPD Ikasmari Agitma Jakarta, David Freddynanto, turut hadir memeriahkan acara. Ketua Panitia, Noviar Beta Aurenaldi (Opie), menyebutkan bahwa acara berjalan sukses, lancar, dan teratur. “Semua angkatan mendapat kesempatan untuk tampil dan memperkenalkan diri,” ujar Dr. Sumarwoto, alumni angkatan 1968, yang hadir bersama Ayiek Kushayati dari Singosari, Malang, dengan kostum seragam kuning kunyit.

Para peserta juga dimanjakan dengan hidangan khas Malang seperti cwie mie, nasi rawon, bubur ayam jahe, rujak cingur, rahu campur, dan mie istimewa. “Konsumsi gratis mencukupi, dan sampah segera dibersihkan panitia,” kata Sumarwoto, yang duduk satu meja dengan Ir. Budi Prabowo, alumni angkatan 1964 dan mantan Direktur Teknik Perum Perumnas era Presiden Soeharto.

Cerita Unik dari Peserta

Acara ini juga diwarnai kisah-kisah menarik, seperti pengalaman delapan alumni angkatan 2020 dan 2021 yang terbawa bus TransJakarta nomor 7D hingga pemberhentian dekat Teater Keong Emas. “Kami mau turun di Pintu 1 TMII, tapi sopir bilang halte TMII masih satu lagi,” cerita Rafi Maulana dari angkatan 2021. Akhirnya, mereka berjalan kaki sejauh 900 meter menuju lokasi acara dan sempat berfoto di monumen segitiga sama sisi Museum Purna Bhakti.

Sementara itu, Pudjiasmanto, alumni angkatan 1964 dan mantan Ketua Umum DPP Ikasmari Agitma 2009-2013, berbagi pengalaman bertemu alumni angkatan 1961 yang merasa kesepian karena tidak menemukan teman seangkatan. “Saya tawarkan untuk bergabung, tapi dia menolak karena merasa kurang akrab,” ujar Pudji, yang sebelumnya menikmati kuliner acara bersama temannya, Trisulo.

Kebersamaan yang Mengesankan

Acara ini tidak hanya menjadi ajang reuni, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antar-angkatan. Si Kembar, Nana dan Nani Djohar dari angkatan 1969, menjadi sorotan dengan semangat mereka mengajak alumni lain untuk ikut berdansa. Kebersamaan ini mencerminkan kekompakan dan semangat alumni SMAN 3 Malang dalam menjaga ikatan meski terpisah jarak dan waktu. (PRI)

Total Views: 2198

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *