Dinas Tanaman Pangan Holtikultura Perikanan dan Peternakan Boven Digul Lakukan Kunjungan ke Fakultas Peternakan UGM

Kepala Dinas TPHPP Kabupaten Boven Digul Elly Wadengga bersama jajarannya di UGM, Yogyakarta. (DOKUMEN DEWI)

YOGYAKARTA (6/6/2023), AMUNISI.CO.ID — Dinas Tanaman Pangan Holtikultura Perikanan dan Peternakan (TPHPP) yang didampingi Tim Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal Kabupaten Boven Digoel melakukan kunjungan dan audiensi ke Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta (UGM), untuk pengembangan integrated farming di Kabupaten Boven Digoel. Kunjungan yang dilakukan oleh Kepala Dinas TPHPP Elly Wadengga  bersama Kabid  itu diterima pihak UGM, antara lain Prof Ir Yuny Erwanto, SPt, MP, PhD, IPM; Prof Ir Nafiatul Umami, SPt, MP, PhD, IPM, ASEAN Eng; Andriyani Astuti, PHD dan Dr Panjono, Ir, SPt, MP, PhD, IPM, ASEAN Eng.

“Melalui agenda audiensi, konsultasi sekaligus koordinasi ini akan segera ditindaklanjutkan pada penandatanganan MOU advokasi pengembangan integrated farming di Kabupaten Boven Digoel, di atas lahan hibah masyarakat marga yang diperuntukkan khusus pengembangan pertanian,” kata Kepala Dinas TPHPP Elly Wadengga di Yogyakarta, Selasa (6/6/2023).

Elly Wadengga menyebutkan, pengembangan integrated farming antara lain dilakukan di Kampung Yetetkun, Distrik Ninati dengan luas lahan 10 haktare; Kampung Osso, Distrik Mindiptana dengan luas lahan 45 hektare, Kampung Asiki, Distrik Jair dengan luas lahan 45 hektare; dan Kampung Getentiri, Distrik Jair 300 hektare. Totalnya mencapai 400 hektare.

Program yang dicanangkan Dinas TPHPP, menurut Kepala Dinas TPHPP, mendukung visi misi Bupati Hengky Yaluwo. Di antaranya adalah, pembuatan ladang pakan ternak, pembangunan pabrik pakan ternak, pembangunan laboratorium pembibitan ternak, pembangunan kandang penggemukan ternak, dan RPH pada tahun berikutnya setelah mencapai target prasyarat pembangunannya. Selain pembangunan areal pembuatan pupuk kompos guna mendukung pembangunan bidang pertanian.

Sementara untuk bidang pertanian akan dilakukan cetak sawah dan ladang, pembangunan gudang logistik hasil panen, pengadaan alat mesin pertanian, balai Penyuluhan pertanian yang dilengkapi dengan rumah penyuluh di setiap distrik yaitu 20 distrik di Kabupaten Boven Digoel.

“Dengan demikian diharapkan Dinas TPHPP Kabupaten Boven Digoel mampu dirasakan kehadirannya oleh masyarakat,sekaligus mampu menekan angka stunting yang mencapai 37,2% pada 2023 ini, sekaligus meningkatkan SDM di bidang pertanian untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tandas Elly Wadengga. (Dewi)

 

Total Views: 1187

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *