110 Da’i Se-Jakarta Timur Ikuti Metode Dakwah Digital

Wali Kota Jakarta Timur M Anwar bersama peserta pelatihan. (DOKUMEN PRI)

JAKARTA (22/9/2023), AMUNISI.CO.ID — Sebanyak 110 orang da’i dari 10 kecamatan se-Jakarta Timur mengikuti pelatihan Metode Dakwah di Era Digital di Ruang Pola Kantor Walikota Jakarta Timur, pada 16-17 September 2023. Pelatihan diselenggarakan Forum Komunikasi Ulama Umaro Jakarta Timur (FK ULUM Jaktim) dengan dukungan Baznas Bazis DKI Jakarta dan dibuka oleh Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar.

“Saya amati kini mereka sudah mulai mempraktikkan ilmunya, berdakwah dengan rekaman video Tik-tok, YouTube dan model digital yang lain. Berdakwah dengan mengandalkan IT, memang lebih cepat dan mencakup lebih banyak jamaah, serta bisa di mana saja,” kata KH Zaenal A Ghufron, Ketua Umum FK ULUM Jakarta Timur, Jumat (22/9/2023).

Bacaan Lainnya

Kelebihan dakwah melalui media sosial kata KH Zaenal A Ghufron, juga dapat diulang dan disebarluaskan kembali kepada jamaah yang lain yang berminat.

“Memang dunia digital dunia internet dan dunia maya memiliki cukup manfaat. Tapi di saat yang sama ada bahaya yang mengancam generasi kita. Globalisasi dan kebebasan informasi masuk dengan sangat mudah, sangat cepat dan ada dalam genggaman anak anak kita,” katanya.

Karena itu Ketua Umum FK ULUM Jaktim ini menegaskan, pentingnya para da’i memiliki kompetensi untuk membentengi ummat, agar selalu berada dalam jalan kebenaran dan kebaikan, apapun zamannya.

Berkaitan dengan Baznas Bazis Provinsi DKI maupun Jakarta Timur, KH Zaenal A Ghufron mengakui bahwa dana yang dikumpulkan dari masyarakat oleh badan ini secara full dikembalikan kepada masyarakat. Ditambah keberadaannya juga di lingkungan pemerintah provinsi DKI Jakarta maupun tingkat kota sehingga efisien dan terawasi. Karena itu FK ULUM Jaktum saling mendukung dengan program Pemprov maupun Baznas Bazis DKI dan Jakarta Timur.

Sementara itu Koordinator Baznas Bazis Jakarta Timur Eka Nafisah ketika dihubungi mengatakan pihaknya mendukung FK ULUM dalam pelatihan 110 da’i tersebut untuk empat hal. Yaitu penyediaan narasumber, uang transport peserta, untuk konsumsi peserta dan panitia selama 2 hari, dan penyediaan alat alat untuk praktik. Semuanya membutuhkan dana Rp42.100.000.

Wali Kota Jakarta Timur M Anwar saat membuka pelatihan para da’i tersebut berpesan agar mereka benar-benar memahami materi yang diberikan para instruktur. Dengan begitu dapat mempraktekkannya di masyarakat dengan baik. “Semoga dapat menjadi contoh wilayah lain,” kata Pak Wali. (PRI)

 

Total Views: 798

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *