Jokowi Senang Mega Tak Grasa Grusu Umumkan Capres PDI P dari Internal Partai

Presiden Jokowi saat memberi sambutannya pada Munas ke-17 HIPMI, Surakarta, Jawa Tengah, Senin (21/11/2022). (Foto: Ant)

JAKARTA (10/01/2023), AMUNISI.CO.ID – Teka teki siapa calon presiden (Capres) yang akan diusung PDI Perjuangan pada Pilpres 2024, belum ada kejelasan. Pasalnya, Megawati selaku ketua umum partai berlambang Kepala Banteng, masih nggan menyampaikan siapa kader partai yang akan diusung di pilpres nanti.

Merespons hal tersebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menyampaikan sambutannya di peringatan HUT ke-50 PDIP yang digelar di JIEXpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (10/1/2023) mengaku senang dengan sikap Mega yang tidak grasa grusu dalam mengumumkan capres PDIP.

“Saya sangat senang sekali tadi Ketua Umum Ibu Megawati Soekarnoputri menyampaikan bahwa calonnya adalah dari kader sendiri. Saya menilai Ibu Mega selalu tenang dalam mengumumkan capres,” kata Jokowi.

Kendati Megawati tidak mengumumkannya dalam acara HUT ke-50 PDIP, namun Jokowi mengatakan nama capres PDIP pastinya sudah di kantong Megawati. Dia mengaku senang Megawati tak grasa-grusu mengumumkan sosok kader yang bakal diusung di 2024.

“Yang saya seneng, mohon maaf Bu Mega, Bu Mega dalam memutuskan betul-betul sangat hati-hati, betul-betul tenang dan tidak grasa-grusu seperti yang lain lainnya. Didesak-desak dari mana pun tidak goyah, meskipun namanya sudah di kantongnya Bu Mega. Kita semuanya sabar menunggu yang nanti akan beliau sampaikan pada saatnya dengan perhitungan dan kalkulasi yang telah dibuat Ketua Umum Ibu Megawati Soekarnoputri,” sambungnya.

Seperti diketahui, saat memberi sambutan di acara HUT ke-50 PDIP, Megawati sempat menyinggung isu capres yang akan diusung partainya. Megawati menegaskan, nama capres PDIP yang disebut-sebut bakal diumumkan di acara HUT PDI P ke 50 tidak benar.

“Ya ntar dulu, emangnya aku, situ tepuk tangan saya tergiur umumkan, nggak.. Kan saya mesti keren. Enak aja, aku sampe lihatin, aku bilang Mbak Puan, Mas Nana lucu ya orang berpolitik sekarang kok kayak gitu ya, gimana si maunya? Emangnya nggak punya kader sendiri? Iya, dompleng-dompleng, iki aturannya piye,” lanjut dia.

Megawati lantas menyinggung partai harus menyiapkan kadernya untuk menatap Pemilu. Megawati heran dengan parpol yang tak mengusung kader untuk maju di kontestasi politik.

“Jadi pertanyaan saya, big question, mau bikin partai itu untuk apa? Jangan lupa itu organisasi partai politik, jadi ya terang dong, internalnya itu kan harus mempersiapkan, saya ndak tau kalau mempersiapkan di lain partai itu apa namanya, tapi kalau di kita sudah jelas itu kader, untuk jadi kader aja susah,” demikian disampaikan Megawati. ***

Total Views: 530

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *