Jalan Jakarta Timur – Bekasi Banyak Ranjau Paku, Satpol PP Bersihkan 2 Kg per Hari

Operasi sapu ranjau paku di Jakarta Timur (DOKUMEN PRI)

JAKARTA (17/12/2022), AMUNISI.CO.ID.– Banyak dijumpai ranjau paku dan potongan kawat maupun seng di jalan-jalan di wilayah Jakarta Timur dan perbatasan Bekasi. Hal ini dikeluhkan warga masyarakat yang sering lewat di situ, karena membahayakan pengendara motor maupun mobil.

Sehari bisa 2 Kg paku dan yang lainnya disapu bersih. (DOKUMEN PRI)

Nathan Siahaan warga Gunung Putri, Kabupaten Bogor, yang tiap hari bertugas di Kecamatan Ciracas, Pasar Rebo, dan Cipayung, Jakarta Timur mengungkapkan hal itu. “Jalan Kalimalang sampai Caman dan jalan Gatsu (Gatot Subroto) itu rawan. Pernah ban bocor di jalan Gatsu, ketika ke tambal ban, dia nggak mau nambal. Langsung dia nawarin ban dalam baru. Itu kejadian 3 bulan lalu,” kata Nathan, Jumat (16/11/2022).

Dari situ Nathan mencurigai bahwa adanya ranjau paku tersebut berkaitan erat dengan penambal ban.

Nathan mengakui beberapa kali melihat polisi dengan Tim Cyber Ranjau Paku di Jl Gatot Subroto maupun di Jakarta Timur.

“Tetapi nggak rutin. Seharusnya dirutinkan. Kita kan nggak tau oknum itu nyebar ranjau pakunya waktu kapan?” ujar Siahaan.

Harapan yang sama disampaikan oleh Darto Ajid warga Bekasi yang kesehariannya bekerja di wilayah Kecamatan Cakung, Jakarta Timur. Ia juga melihat banyaknya ranjau paku di jalan jalan antara Bekasi dan Jakarta Timur sampai ke Jalan Raya Bogor.

“Bukan suudzon, ini ada kaitannya dengan oknum penambal ban,” kata Darto. Diharapkan agar pihak Dishub DKI Jakarta mensterilkannya demi keselamatan pengguna jalan.

Rendy (31) warga Kecamatan Duren.Sawit ketika ditemui Sabtu (17/12/2022) juga mengaku khawatir ancaman ranjau paku di jalan. “Sebulan lalu ban motor saya juga kena paku di Jl Jatiwaringin, Pondok Gede,” kata Rendy seorang tukang ojek online. Hal itu membuatnya merugi.

Menanggapi masalah tersebut Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Jakarta Timur Budhy Novian ketika dihubungi Amunisi.co.id, Jumat (16/12/2022) mengatakan pihaknya sudah melakukan tindakan dan antisipasi.

“Kami Satpol PP Jakarta Timur sudah tiap hari melakukan Giat Operasi Ranjau Paku di semua kecamatan,” kata Budhy Novian.

Dia menunjukkan data hasil operasi tersebut selama 3 hari akhir bulan November 2022. Terlihat sehari saja tim sweeping ranjau paku berhasil mengumpulkan ratusan paku, potongan kawat dan seng serta serpihan cutter. Beratnya lebih 2 kg .

Contoh, pada 30 November di Kecamatan Matraman saja hasil operasi ranjau paku mencapai 41 paku, 20 kawat, 46 ring, 34 baut, 9 serpihan cutter dan 40 mur.

Dari Pulogadung didapat 0,5 Kg paku dan kawat, dari Duren Sawit 0,5 ons paku, dari Ciracas 0,5 kg paku dan lainnya.

Juga di Kecamatan Cipayung, Ciracas, Cakung maupun Kecamatan Jatinegara selalu ditemukan ranjau paku, namun jumlahnya bervariasi.

Diakui oleh Kasatpol PP Jakarta Timur Budhy Novian maupun Danton Linmas Fuad, ada dua kecamatan yang tak didapati ranjau paku dalam 3 kali operasinya, yaitu Kecamatan Kramat Jati dan Kecamatan Makasar. Diharapkan ini dapat dipertahankan.

Mengenai siapa pelaku penyebar ranjau tersebut Budhy Novian mengingatkan agar mereka itu sadar dan kembali ke jalan yang benar. “Sebab tindakan itu membuat orang lain menjadi susah,” ujarnya.

Karena itu ditegaskan bahwa operasi ranjau paku akan diteruskan sebagai salah satu kegiatan bhakti layanan kepada pengguna jalan, khususnya para pengendara kendaraan. (PRI).

Total Views: 743

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *