BOGOR (13/2/2024), AMUNISI.CO.ID — Penjabat (pj) Bupati Bogor Asmawa Tosepu bersama Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mendampingi Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto dalam kegiatan penyerahan 1.000 Sertifikat dari program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) kepada masyarakat, di Desa Gunung Bunder 2 dan Desa Gunung Sari, Pamijahan, Kabupaten Bogor, Senin (12/2/2024).
Penyerahan sertifikat itu secara langsung diserahkan Menteri ATR/Kepala BPN di dua lokasi yaitu Desa Gunung Sari, sebanyak 500 sertifikat dan Desa Gunung Bunder 2, sebanyak 500. Sertifikat diserahkan masing-masing kepada 10 orang perwakilan dan lima sertifikat dibagikan secara door to door.
Menteri ATR/Kepala BPN Hadi Tjahjanto menjelaskan, progres pendaftaran tanah di Kabupaten Bogor sendiri saat ini telah mencapai 73%. “Jumlah yang harus kita selesaikan di Kabupaten Bogor ini ada sekitar 1,4 juta dan sudah diselesaikan sekitar 1 juta bidang. Kami berharap jumlahnya terus bertambah sampai akhir tahun 2025, sehingga sertifikat program PTSL ini segera selesai di Kabupaten Bogor,” jelas Hadi.
Hadi juga mengungkapkan, dengan diserahkannya sertifikat tanah kepada masyarakat, maka saat ini masyarakat telah memiliki kepastian hukum hak atas tanahnya. Dengan adanya sertifikat masyarakat diharapkan mampu meningkatkan perekonomian, dengan menjadikan sertifikat sebagai akses untuk mendapatkan modal ke lembaga keuangan formal.
“Dampaknya untuk pertumbuhan nilai ekonomi sangat besar sekali, kemudian bisa digunakan masyarakat untuk usaha dan meningkatkan perekonomian masyarakat setempat,” ungkap Hadi.
Ada pun tujuan diserahkannya sertifikat secara langsung oleh Menteri ATR/Kepala BPN yakni untuk memastikan terlaksananya PTSL berjalan dengan baik dan tanpa adanya pungutan liar. Selain itu, Menteri ATR/Kepala BPN juga mengingatkan kepada masyarakat untuk menjaga sertifikatnya dengan baik dan memanfaatkan sertifikat untuk kegiatan yang produktif.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor, Dandim 0621 Kabupaten Bogor, Kapolres Bogor, Komandan Lanud ATS, jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Forkopimcam dan para kepala desa setempat. (LAMBAS SITOMPUL)





